Suara.com - Gubernur California Gavin Newsom baru saja menandatangani RUU 44 , RUU yang melarang produksi dan penjualan bulu hewan asli di seluruh negara bagian.
Dengan memberlakukan RUU ini, California telah menjadi negara bagian pertama yang sepenuhnya melarang penjualan dan produksi bulu hewan. Seperti dilansir dari People, RUU tersebut akan disahkan menjadi undang-undang pada 12 Oktober mendatang.
"Diberlakukannya kebijakan ini mencerminkan sikap yang berkembang dari warga California yang penuh kasih, menolak 'pakaian' terbuat dari hewan yang disiksa," ujar Fleur Dawes, Direktur Komunikasi untuk In Defense of Animals.
In Defense of Animals dan organisasi kesejahteraan hewan lainnya berharap bahwa larangan baru ini akan menjadi awal dari akhir bagi industri bulu binatang di Amerika Serikat dan selanjutnya di seluruh dunia.
Peraturan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2023. Mulai tanggal tersebut, penjualan dan pembuatan produk bulu hewan (termasuk topi, sepatu, mantel, gantungan kunci, dan lainnya) akan dilarang di seluruh California.
Mereka yang melanggar undang-undang baru dapat menghadapi hukuman perdata dan pidana, termasuk hingga enam bulan penjara dan atau denda hingga 1.000 dolar AS.
"Lebih banyak kota dan negara bagian diharapkan mengikuti jejak California, dan beberapa merek dan pengecer yang masih menjual bulu pastilah akan melihat lebih dekat alternatif-alternatif inovatif yang tidak melibatkan kekejaman terhadap binatang," ujar Kitty Block, CEO dan presiden Humane Society Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang