Suara.com - Pendiri Mahaka Group Erick Thohir dipanggil ke Istana oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Senin (21/10/2019).
Namanya disebut-sebut bakal masuk dalam bursa Kabinet Jokowi jilid II untuk periode 2019-2024.
Saat ditanya awak media, Erick Thohir menjelaskan dirinya diminta Jokowi untuk membantu. Tapi ia tidak menjelaskan secara spesifik akan ditempatkan dalam posisi menteri apa.
Pria yang menjadi bos perusahaan media ternama Indonesia ini hanya menjelaskan dirinya berbincang dengan Jokowi seputar bidang ekonomi.
Erick Thohir sebenarnya memiliki kedekatan hubungan dengan Jokowi pada akhir-akhir ini. Terutama saat menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dan Ketua Tim Pemenangan Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Selain faktor kedekatan, kompetensi dan pengalaman Erick Thohir sebagai pengusaha juga menjadi latar belakang yang layak membuatnya duduk di posisi menteri.
Berbagai unit usaha Mahaka yang dipimpin Erick Thohir, seperti Gen FM & Jak FM, Jak tv, Mahaka Advertising, Harian Republika, Golf Digest, Rajakarcis.com, Viva News dan berbagai perusahaan lainnya.
Menurut beberapa sumber menyebutkan, jumlah kekayaan Erick Thohir diperkirakan mencapai Rp 12 triliun.
Erick Thohir, putra dari Teddy Thohir dibesarkan dalam keluarga pebisnis. Maka tidak heran dia berhasil mengelola banyak bisnis di bidang olahraga, media dan entertainment.
Baca Juga: Jadi Calon Menteri Jokowi, Ini Profil Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu
Rencananya pelantikan para menteri Kebinet Kerja Jilid 2 akan dilakukan pada Rabu, 23 Oktober 2019.
Berikut profil lengkap Erick Thohir
- Nama Lengkap: Erick Thohir
- Tempat dan Tanggal Lahir: Jakarta, 30 Mei 1970
- Agama: Islam
- Istri: Elizabeth Tjandra
Pendidikan
- Sarjana (Bachelor of Arts) Glendale University
- Program Master untuk Bisnis Administrasi (Master of Business Administration) Universitas Nasional California, Amerika Serikat (1993)
Karier
- Pendiri & Komisaris Utama Mahaka Group
- Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) (2006 - 2010)
- Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) (2006 - 2014)
- Pemegang saham Persib Bandung Juara
- Pemegang saham tim bola basket NBA, Philadelphia 76ers.
- Pendiri tvOne dan situs berita Viva news (2008)
- Pemegang saham klub Major League Soccer, D.C. United (2012)
- Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade di London (2012)
- Pemegang saham dan Presiden klub Inter Milan (2013)
- Direktur Utama Antv (2014)
- Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC)
- Ketua Tim Pemenangan Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin
- Direktur Oxford United (2019)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi