Suara.com - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn kembali memecat empat pejabat istana, demikian dua pengumuman kerajaan pada Selasa, menjadi guncangan terbaru menyusul pemecatan selir kerajaan pekan lalu.
Pada pengumuman pertama dua pejabat istana, yang diidentifikasi sebagai penjaga kamar tidur, dipecat lantaran "perbuatan yang sangat keji" dan "perzinahan", yang menurutnya melanggar kode etik anggota istana.
Kemudian pengumuman lainnya, dua pejabat militer juga ikut dipecat karena "teledor" dalam menjalankan tugas sebagai penjaga istana dan "berperilaku tak pantas, yang tak sesuai dengan jabatan dan gelar mereka."
Pangkat dan gelar keempatnya dicopot, menurut pengumuman tersebut.
Pemecatan pada Selasa (29/10) itu menyusul diberhentikannya enam pejabat istana pekan lalu, yang dituduh melakukan pelanggaran berat yang membahayakan layanan kerajaan.
Sejak menerima tahta seusai kematian ayahnya pada 2016, Raja Vajiralongkorn terbukti menjadi raja konstitusional yang tegas, dengan turun tangan langsung menangani urusan kerajaan dan kekayaan yang melimpah, serta memindahkan dua unit militer dari tentara untuk dikendalikan sendiri.
Pekan lalu raja juga mencopot selir kerajaan yang disematkan kepada Sineenat Wongvajirapakdi, dalam sebuah pengumuman yang mengejutkan, yang terjadi hanya berselang beberapa bulan setelah menganugerahkan gelar resmi selir tersebut.
Sineenat Wongvajirapakdi dituding tidak "patuh" dan cemburu terhadap Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana, yang dinikahi Raja Vajiralongkorn pada Mei beberapa hari sebelum penobatannya.(Reuters/Antara)
Baca Juga: Raja Thailand Lucuti Gelar Selir Kesayangannya, Diduga Mau Kudeta Ratu
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi