Suara.com - Gadis berusia 13 tahun di Porto Velho, Brasil, membunuh secara keji kakak perempuannya yang tengah hamil besar.
Setelahnya, ia menyobek perut sang kakak untuk mengamil bayi dalam kandungan dan diberikan kepada orang lain.
Polisi setempat, seperti diberitakan New York Daily News, Rabu (30/10/2019), mengatakan perbuatan keji tersebut dirancang oleh seorang perempuan berusia 35 tahun bernama Catia Rabelo bersama putranya yang berumur 15 tahun.
“Rabelo menyuruh gadis itu membunuh kakaknya sendiri untuk diambil bayi dalam kandungannya. Rabelo membutuhkan bayi karena dia berpura-pura hamil agar dinikahi oleh pacarnya,” kata kepala kepolisian setempat, Leisaloma Carvalho.
Berdasarkan keterangan polisi, gadis 13 tahun itu memukul saudara perempuannya yang berusia 23 tahun dan tengah hamil besar memakai tongkat besi hingga tewas.
Setelahnya, dia menyobek kandungan sang kakak untuk mengambil bayinya dan diserahkan kepada Rabelo.
Ia menuturkan, ini kejahatan paling sadistis selama dirinya berkarier sebagai polisi. “Bahkan bagi perwira senior kami pun, ini sangat mengejutkan. Sebab, terdapat bukti kuat kejahatan ini sudah direncanakan secara rapi.”
Carvalho menjelaskan, pelaku mengakui semua peristiwa tersebut. Jasad perempuan bernama Fabiana tersebut baru ditemukan setelah 3 hari terkubur di makam berkedalaman dangkal.
“Gadis itu mengakui memunuh kakaknya karena dendam. Sebab, dia mengaku pernah dilecehkan oleh kakak iparnya,” kata Carvalho.
Baca Juga: Hebohkan Bandung! Kakak-Adik Bunuh Diri Lompat dari Apartemen
Pelaku, kata dia, mengaku sudah berkali-kali mengadukan pelecehan seksual itu kepada sang kakak. Namun, sang kakak tak memercayai ceritanya.
“Bayi korban kami temukan sehat dan terawat di rumah Robelo. Kini, bayi itu sudah kami bawa ke rumah sakit.”
Kekinian, gadis tersebut, Rabelo dan putranya sudah ditahan aparat kepolisian. Pelaku dan anak Rabelo dijerat memakai pasal pembunuhan ganda. Tapi pasal dakwaan untuk Rabelo belum dijelaskan oleh polisi.
Tag
Berita Terkait
-
Lucu, Wasit Ini Keluarkan Kartu Kuning agar Bisa Selfie dengan Ricardo Kaka
-
Pemerintah Akan Impor Daging Sapi Asal Brasil
-
Juara FFISM, Dranix Esports Wakili Indonesia di Free Fire World Series 2019
-
Apatemen 7 Lantai di Brasil Ambruk, 1 Orang Tewas dan 10 Hilang
-
Soal Cedera Neymar, Begini Pembelaan Tite
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik
-
Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi
-
Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!