Suara.com - Anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, memberi tanggapan saat ada warganet yang mengancam memboikot dagangannya.
Namun, Kaesang bersikap santai, dan amarahnya tidak ikut terpancing.
Awalnya, seorang warganet melalui akun Twitter @AgusniSurahman mengatakan, bakal memboikot produk milik Kaesang.
Hal itu ia lakukan karena menurutnya sikap Presiden Jokowi mengikuti keinginan partai politik tertentu.
"Mau enak kek maknyus kek. Tetap kami sekeluarga memboikot dagangan Kaesang dan Gibran, gara-gara Bapaknya malah ngikutin kemauan parpol-parpol sampah, ulah bapak, anak kena getahnya," tulis @AgusniSurahman di Twitter pada Jumat (1/11/2019).
Kaesang, yang disebut dalam komentar itu, kemudian bereaksi. Responsnya cukup singkat.
"Sang Pisangnya kakak?" tulis Kaesang lewat akun Twitter pribadinya pada Sabtu (2/11/2019).
Cuitan Kaesang ini justru mendapat banyak respons dari pengikutnya. Sudah lebih dari seribu kali cuitan itu dibagikan ulang, dan ada 5.000 warganet yang menyukai posting-an tersebut.
Kaesang Pangarep tercatat memiliki beberapa produk bisnis di bidang kuliner, seperti Sang Pisang, Ternak Kopi, Mangkok Ku, dan Goola.
Baca Juga: Mengaku Pegawai Pertamina, Kosim Tipu Mama Muda Hingga Puluhan Juta
Bahkan kakaknya, Gibran Rakabuming Raka, yang belum lama ini memutuskan untuk masuk ke dunia politik, menyerahkan bisnisnya kepada Kaesang.
"Ya yang namanya bisnis kan bisa dijalankan orang lain, sekarang Kaesang sudah lulus, sudah bisa saya delegasikan ke Kaesang, minggu depan dia lulus," ujar Gibran saat ditemui dalam Jakarta Culinary Feastival di Jakarta, Minggu (7/10/2019).
Selain Markobar, Gibran juga memiliki usaha katering yang diberi nama Chili Pari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?