Suara.com - Aparat Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan meringkus dua pengedar ganja. Kedua tersangka berinisial DCW dan PMS yang kedapatan memunyai 24 kilogram ganja.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama menjelaskan, penangkapan bermula dari adanya aduan masyarakat. Sebab, DCW dan PMS kerap bertransaksi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan terkait aduan tersebut. Pada hari Jumat (1/4/2019), polisi meringkus DCW di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
"Di sana anggota kami menemukan barang bukti 5 Kg ganja," kata Bastoni di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).
Berangkat dari penangkapan tersebut, polisi kemudian melakukan pengembangan. Akhirnya, tersangka PMS di kawasan Cilodong, Depok, Jawa Barat.
Bastoni menyebut, PMS sedang berada di kediamannya saat ditangkap. Dari tangan PMS, polisi menemukan 19 kilogram ganja.
"Di rumah tersangka PMS, anggota menemukan 19 kilogram lagi. Jadi totalnya 24 kilogram," sambungnya.
Kepada polisi, kedua tersangka mengaku mendapat upah senilai Rp 150 ribu untuk satu kilogram ganja yang terjual. Kedua mendapat ganja tersebut dari sosok berinsial T yang kekinian masih buron.
"Keduanya dijanjikan Rp 150 ribu untuk setiap satu kilogram ganja yang terjual," kata Bastoni.
Baca Juga: Baru Sekali Nikmati Hasil Panen Ganja di Rumah, PJ Dibekuk Polisi
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Keduanya terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Ditangkap Jual Kue Ganja, Mahasiswa Cuma Dihukum Hakim Bikin Esai
-
Sah! Mulai 2020 Canberra Jadi Kota Pertama di Australia Legalkan Ganja
-
BNN Gagalkan Penyelundupan 500 Kg Paket Ganja di Pelabuhan Tanjung Priok
-
Polda Jabar Sita 83 Kg Ganja, Pelaku Simpan di Tumpukan Gula Aren
-
Gelar Razia, Polisi Tangkap Pengendara Membawa Ganja
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi