Suara.com - Tambang batu kapur di daerah Pangkalan, Karawang, Jawa Barat, menciptakan asap hitam tebal hingga menutupi jalan. Kondisi ini jelas membahayakan pengemudi kendaraan yang melintas di sana.
Video asap hitam dari penambangan batu kapur di Karawang ini menjadi viral di media sosial. Pendiri rumah produksi Watchdoc, Dandhy Laksono bahkan ikut menyebarkan video tersebut.
Akun @Joya_308 adalah yang pertama kali mengunggah video asap tebal di pertambangan karst yang berlokasi di Jalan Badami-Loji, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, Jawa Barat.
Rekaman ini telah dilihat lebih dari 6 ribu kali hanya dalam waktu 3 jam sejak diunggah pada Kamis (7/11/2019) siang. Lebih dari 200 warganet memberikan like dan retweet di sana.
"Tiap hari terlewati potret penambangan karst KBAK dan tungku pembakaran liar di Karawang yang tak pernah ada solusi dari pemda," tulis @Joya_308 di Twitter.
Joya mengaku sudah sering mengadu kepada pemerintah setempat atas kondisi penambangan yang merugikan itu tapi tidak ada respon tegas.
"Kami sering berteriak bahkan menyetop pertambangan liarnya tapi belum ada ketegasan dari pemda padahal polusi udara terbesar Karawang ya tungku pembakaran. Mirisnya bahan bakar dari limbah pelastik infor oli bekas dan ban," tulis Joya.
Ia juga merasa pemerintah daerah sudah lama tidak berdaya karna tak punya solusi untuk penambangan tersebut.
Padahal pegunungan kapur Pangkalan telah ditetapkan sebagai Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 3606 K/40/MEM/2015.
Baca Juga: Sebagian Penumpang Sriwijaya di Bandara Soekarno-Hatta Refund Dana Tiket
Warganet yang mengaku kerap melintas di daerah penambangan itu juga merasa dirugikan.
Misalnya ungkap pemilik akun Twitter @daffayulianto, "Pernah lewat mau ke loji, hadeh asepnya, mana bawa anak kecil".
Ada juga warganet lain yang mendesak agar penambangan itu segera ditutup.
"Ini mah harus laporin polisi..Tutup pabrik nya...Sudah ketauan itu sangat polusi," tulis @JoyTambunan9.
Sementara warganet lain ramai-ramai menyebut Ridwan Kamil, dan akun resmi media nasional di komentar dalam cuitan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN
-
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP