Suara.com - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armdano mengaku tak lagi berniat melaporkan balik anggota DPD RI, Fahira Idris setelah laporan yang sebelumnya dibuat di Polda Metro Jaya (8/11/2019) ditolak.
"Tidak jadi, saya tunda saja," ujar Ade Armando saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2019).
Alasan Ade mengurungkan niatnya melaporkan balik Fahira untuk menghindari pengalihan isu pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebab, Ade kekinian tengah memantau potensi korupsi dalam pemerintahan Anies.
"Saya khawatir ini memecah perhatian dan tenaga dari pusat masalah, yaitu penghamburan dan potensi korupsi pemerintah Anies," sambungnya.
Lebih jauh, Ade belum memaparkan secara pasti kapan ia akan melaporkan Fahira. Kekinian, ia tengah fokus memantau anggaran APBD Pemprov DKI Jakarta.
"Lihat perkembangan isu Anies dan saya sudah dipanggil polisi untuk klarifikasi laporan," kata Ade.
Diketahui, Ade melaporkan Fahira atas tuduhan pencemaran nama baik, yang merupakan buntut unggahan di Instagram. Sebab, Fahira beropini Ade Armando kebal hukum.
Selengkapnya, Fahira dalam Instagram yang disoal Ade menuliskan:
“Banyak laporan dari konstituen saya mengenai ulah saudara AA selama ini, yaitu saya ya, yang sangat-sangat meresahkan masyarakat dan bukan hanya hari ini tetapi berulang-ulang. Saudara AA seperti membanggakan dirinya tak tersentuh hukum.”
Baca Juga: Ade Armando Laporkan Balik Fahira Idris, Tapi Ditolak Polisi
Ade mengaku terganggu atas unggahan Fahira. Sebab, Fahira seolah-olah menggiring opini publik bahwa Ade yang kebal hukum.
Namun, laporan Ade tersebut ditolak oleh polisi. Kekinian, ia tengah berkonsultasi dengan polisi terkait pelaporannya tersebut.
Ade juga mengatakan ada beberapa kekurangan alat bukti, antara lain alat bukti yang belum sempat dicetak.
"Barang buktinya ada beberapa belum sempat di-print, misalnya kalimat-kalimat yang nanti akan dijelaskan, kalimat-kalimat yang memang sinkron dengan pasal yang dilaporkan tapi tidak di-print," ujarnya.
Dia kemudian berusaha secepatnya melengkapi laporkan tersebut dan memprediksi akan kembali menyambangi Polda Metro Jaya pada Senin.
"Rencana Senin lah ya, tapi itu yang melacak kalimat yang hilang itu harus dicari," ujarnya.
Berita Terkait
-
Laporkan Fahira Idris ke Polisi, Ade Armando Diminta Lengkapi Bukti
-
Ade Armando Laporkan Balik Fahira Idris, Tapi Ditolak Polisi
-
Soal Kasus Meme Joker, Fahira Idris Ngaku Tak Dapat Kuasa dari Anies
-
Dicecar Polda soal Meme Anies Joker, Fahira Idris: Belum Ada yang Aneh-aneh
-
Soal Meme Anies Baswedan ala Joker, Fahira Idris Penuhi Panggilan Polisi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward