Suara.com - Seorang pria dilaporkan menikam tiga pengisi acara di sebuah pertunjukkan langsung di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, demikian laporan stasiun TV pemerintah pada Senin (11/11/2019).
Terkini, si pelaku berhasil ditangkap dan korbannya dalam kondisi stabil.
Penikaman itu terjadi di Taman Raja Abdullah di pusat kota Riyadh, salah satu tempat yang menyelenggarakan festival hiburan selama dua bulan, yang menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membuka masyarakat Arab Saudi sekaligus menghindari ketergantungan ekonominya dari sektor minyak.
Putra Mahkota Mohammed bin Salman melonggarkan sejumlah pembatasan sosial dan mempromosikan hiburan yang sebelumnya dilarang di kerajaan Muslim konservatif.
Upaya yang dilakukan Putra Mahkota Mohammed bin Salman tersebut berpotensi memicu reaksi dari para kritikus agama.
Kantor Berita SPA menggambarkan penyerang sebagai warga negara Yaman berusia 33 tahun.
Tidak jelas apa motif di balik serangan tersebut. Arab Saudi ikut campur dalam perang saudara di Yaman pada 2015 melawan kelompok al-Houthi dukungan Iran.
SPA menyebutkan dua pria dan seorang perempuan mengalami luka ringan dan kondisinya stabil setelah menerima perawatan medis.
Video yang diunggah oleh stasiun TV Al Ekhbariya menunjukkan seorang pria yang berpakaian biasa bergegas menghampiri kerumunan pengisi acara berkostum dan kemudian tersungkur saat orang lain mengejarnya.
Baca Juga: Tambah Koleksi, Pangeran Arab Saudi Pamer Mobil Termahal di Dunia?
Video dalam jaringan (daring/online) lainnya memperlihatkan adegan dari sudut berbeda, saat penyerang jatuh dari panggung dan para pengisi acara kabur ketakutan.
Situs Festival "Riyadh Season" menyebutkan pertunjukkan di taman Raja Abdullah menampilkan berbagai macam hiburan di antaranya pertunjukan dan musik langsung, instalasi seni ringan dan panjat tebing. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
Tambah Koleksi, Pangeran Arab Saudi Pamer Mobil Termahal di Dunia?
-
Jadi Mata-mata Arab Saudi, Eks Pegawai Twitter Ditangkap
-
Arab Saudi Sajikan Udara Jadi Makanan Teringan di Dunia, Beratnya 1 Gram
-
Kenalan dengan Huda Al Musallami, Pilot Wanita Pertama asal Arab Saudi
-
67 Pekerja Indonesia Tidak Digaji 13 Bulan di Arab Saudi, KJRI Jeddah Turun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT