Suara.com - Seorang pria di Mozambik, Afrika baru saja mengemparkan khalayak dengan ulahnya yang nekat menjual tulang belulang jasad anggota keluarganya sendiri demi mendapat sepeda motor baru.
Pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut membongkar makam tiga anggota keluarganya yang terdiri dari ayah, ibu dan pamannya pada malam hari.
Setelah itu, ia mengambil tulang belulang ketiga jasad tersebut lalu menjualnya kepada seseorang yang menjajikan uang sebesar 300 USD atau sekitar Rp 4,2 juta kepadanya.
Disadur dari laman DailyMail, Selasa (19/11/2019), pelaku juga mengaku diimingi-imingi sebuah sepeda motor oleh orang tersebut.
"Bos memintaku untuk mencari tulang seseorang yang meninggal tanpa penyakit. Sebagai gantinya aku akan mendapat sepeda motor," ungkap pelaku kepada BBC.
Setelah mendapat tawaran menjanjikan, pria yang tinggal di utara ibu kota provinsi Nampula tersebut tanpa pikir panjang langsung membongkar makam anggota keluarganya.
"Aku pergi ke pemakaman keluarga, membongkar makam lalu mengambil tulang belulang ayah, ibu dan pamanku," imbuhnya.
Kepada pihak kepolisian, pelaku mengatakan pengusaha yang menyuruhnya mencari tulang manusia terlibat dalam eksplorasi sumber daya mineral.
Ia juga mengaku, sempat berusaha menemui pengusaha tersebut meski tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Helikopter Buatannya Diperiksa Lapan, Jujun Junaedi Mengaku Lebih Semangat
Sementara itu, insiden pencurian tulang belulang manusia kali ini menjadi yang kelima di wilayah Mozambik. Pihak kepolisian setempat menduga kasus tersebut erat kaitannya dengan ilmu sihir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!