Suara.com - Herlina Sibuea mengaku syok setelah mendapatkan kabar anaknya yang merupakan siswa SMP 21, Kota Batam dikeluarkan karena tidak mau hormat bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Padahal, merempuan berusia 46 tahun itu mengaku, anaknya sudah menjalankan pemahaman sesuai aliran kepercayaan sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan tidak pernah dipermasaahkan.
"Dulu anak saya di SD Swasta Tirunas tidak pernah dipermasalahkan," kata Herlina seperti dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (28/11/2019).
Diketahui, keluarga Herlina menganut kepercayaan yang melarang hormat kepada bendera karena dianggap sama dengan menyembah.
Herlina juga mengaku sudah mendapat rekomendasi dari pengurus terkait aliran kepercayaan mereka agar anaknya bisa meneruskan pendidikan ke tingkatan SMP.
"Kami sudah ada sertifikat agama, makanya kok sekarang baru dipermasalahkan," kata dia.
Herlina mengaku anaknya tidak mau hormat kepada bendera Merah Putih. Namun, dia menyampaikan, anaknya tetap ikut menghargai dengan bersikap tegap di dalam barisan.
"Jadi mereka respek gitu, ikut tegap," kata dia.
Sampai saat ini, Herlina masih menunggu keputusan resmi dari pihak sekolah terkait anaknya yang dikeluarkan. Dia menyebutkan, selagi belum ada surat dari sekolah, anaknya tetap akan mengikuti pelajaran di sekolah.
Baca Juga: Viral Insiden Bendera Salah, Menpora Malaysia Murka
"Karena (sekolah) itu tempat yang dekat dari rumah kami. Kami berharap anak kami tetap sekolah," kata dia.
Berita Terkait
-
Tolak Hormat Bendera Merah Putih, Dua Siswa SMP Dikeluarkan dari Sekolah
-
Disdik Yogyakarta Ungkap Ada 8 SMP yang Siswanya Bolos: Didominasi Swasta
-
Masih Ditemui Siswa Membolos, Disdik Yogyakarta Ungkapkan Alasan Ini
-
Siswa SMP Tewas Usai Dihukum, KPAI Kecam Sekolah Terapkan Hukuman Fisik
-
Siswa Ancam Guru Dengan Celurit, KPAI: Bisa Dipidana
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi