Suara.com - Seorang warga bernama Abdul Rahman sedang diburu aparat kepolisian lantaran melakukan aksi penganiayaan terhadap F (14), keponakannya hingga tewas.
Aksi pembunuhan terhadap korban yang masih berstatus pelajar itu terjadi di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu (30/11/2019) lalu.
Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari mengatakan bahwa kejadian ini terjadi saat korban dan pelaku berada di lokasi kejadian lalu pelaku menimpa kepala korban dengan coran keras.
"Rahman melempar korban campuran yang sudah kering/keras kena tepat di bagian telinga kiri belakang dan korban langsung terjatuh," kata Ashari seperti dikutip Kabarmakassar.com--jaringan Suara.com, Senin (2/12/2019).
Menurutnya, pelemparan itu saat korban sedang ikut bekerja bersama pamannya sebagai kuli bangunan.
"Rahman menyuruh korban mengaduk semen, namun korban mengatakan kepada pelaku 'mana buruhmu? pelaku pun kesal dan melempari korban lalu kemudian korban jatuh dan tak sadarkan diri,” ungkap Ashari.
Dia mengatakan, nyawa F tak tertolong setelah sempat dibawa ke rumah sakit.
"Akhirnya korban langsung dibawa ke rumah sakit dan tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Dia menyampaikan, pelaku langsung melarikan diri usai warga sekitar mengetahui korban tewas setelah dilempari batu.
Baca Juga: Siswi SMA Kondisi Hamil Tewas, Tubuh Terimakasih Alami Banyak Tusukan
Kini, Jenazah korban sudah dipulangkan ke rumah duka di Dusun Corawalia, Desa Pabetengan, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros untuk segera dimakamkan. Sementara, pelaku masih pencarian.
"Pelaku masih dalam pencarian dari anggota kami Polsek Biringkanaya," katanya.
Berita Terkait
-
Marah Tak Diberi Uang Rokok, Keponakan Tikam Paman hingga Tewas
-
Detik-detik Pelajar Bunuh Janda Muda, Diajak Bersetubuh Lalu Dicekoki Arak
-
Ogah Nikahi Setelah Hamil, Pembunuh Janda Muda Ternyata Masih Pelajar
-
Bunuh Tetangga karena 2 Kali Perkosa Istri, Nanang Terancam Pidana Mati
-
Pelaku Pembunuhan di Pekuncen Banyumas Tertangkap, Ini Motifnya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend