Suara.com - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi melaporkan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin terkait perkembangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020. Dalam laporannya itu, pemerintah Indonesia tidak bisa menambah kuota.
Fachrul mengatakan kuota untuk peserta haji tidak bisa ditambah 10 ribu orang. Pada 2019, kuota yang disediakan pemerintah Arab Saudi untuk peserta haji mencapai 231 ribu.
Kuota tersebut kata Fachrul, tidak bisa ditambah bukan karena ditolak oleh pemerintah Arab Saudi, melainkan sudah ada keputusan dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
"(Tadi) ditanya gimana perkembangan, saya bilang kuota tidak bisa ditambah karena kuota itu keputusanya OKI, bukan keputusan sepihaknya Arab Saudi," kata Fachrul di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).
Meski demikian, Fachrul mengatakan pihaknya bakal melakukan upaya penambahan kuota sampai 10 ribu peserta.
Salah satu upaya yang akan dilakuakan Kemenag adalah mengirimkan surat ke pemerintah Arab Saudi secara resmi.
"Insya allah akan dikaji. Saya sudah ngajukan surat resmi," tutur Fachrul.
Berita Terkait
-
Di Depan Wapres Maruf, Ketua Komnas HAM: Pelanggaran HAM Makin Berat
-
Maruf Amin Ungkap Ada Kasus HAM yang Belum Diselesaikan
-
Jokowi Tak Penuhi Undangan KPK Peringati Hari Antikorupsi
-
Diprotes Ormas Islam, Menag Enggan Cabut Peraturan Majelis Taklim
-
Wapres Maruf: Jokowi Kasih Arahan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan
-
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?
-
Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak