Suara.com - Pelaku persekusi Banser NU, HA (30), diringkus di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019) sore. Dalam penangkapan itu, warganet malah fokus ke jenggot, ya jenggot si pelaku.
Berawal dari cuitan pegiat media sosial Denny Siregar melalui akun jejaring sosial miliknya, @Dennysiregar7, di hari penangkapan HA. Dia mengunggah foto HA dengan dan tanpa jenggot.
"Lagi bentak-bentak aja jenggot dipanjangin. Eh, pas kabur jenggot dihilangin," cuit Denny Siregar.
Kehadiran jenggot itu juga dipergoki oleh warga Twitter lain. Bahkan, ada yang tidak mengenali HA tanpa jenggot. Mereka menduga, jenggot tersebut dipangkas oleh HA untuk menghilangkan jejak.
"Beneran yang bersangkutan yang kemarin persekusi Banser? Kok jenggot nggak ada? Atau sudah dicukur?" cuit akun @HasanIs29261780.
"Bah kenapa pula itu jenggotnya dicukur? Mau menghilangkan jejak, harusnya kakinya yang dipotong, lah kok malah jenggot?" cuit akun @Candraasmara85.
"Mau kumisnya dicukur, jenggot dicukur yang namanya orang salah tetap ketahuan, makanya jadi orang jangan sok usil, jahil, main paksa," kicau akun @TrimoHarnanto9.
Memang, dalam video persekusi yang viral di media sosial, pelaku tampak memiliki jenggot. Namun, ketika penangkapan, dagu pelaku sudah licin. Tak ada sehelai jenggot pun di sana.
Seperti diberitakan, dua anggota Banser Depok yang berinisial ES dan WS menjadi korban persekusi oleh orang yang tidak dikenal.
Baca Juga: Pelaku Persekusi Banser NU Murka Gara-gara Senggolan Motor
Peristiwa itu terjadi ketika dua korban ini sedang berkendara dari arah Pasar Jumat menuju ke arah Depok.
Kejadian itu terjadi pada Selasa 10 Desember sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Ciputat Raya I Nomor 61, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kejadian itu direkam sendiri oleh pelaku, video tersebut akhirnya viral di media sosial.
Pascakejadian, dua anggota Banser tersebut kemudian melapor kepada Ketua Banser NU Jakarta Selatan yang kemudian bersama Ketua Banser NU melapor ke Polres jaksel untuk melaporkan kejadian tersebut.
Polisi kemudian bergerak cepat untuk menangkap pelaku hanya dalam tempo 48 jam.
Berita Terkait
-
Pelaku Persekusi Banser NU Murka Gara-gara Senggolan Motor
-
Pelaku Persekusi Banser NU: Saya Sesali Tindakan Itu Karena Emosi
-
Tahu Kantor KPU Masih Sewa dan Tak Layak, Komisi II DPR RI Merasa Miris
-
Persekusi Banser NU, Sujiwo Tejo Ajak Khalayak Bersikap Legowo
-
Balihonya Diturunkan Paksa, Garbi Curiga Dalangnya Wali Kota Depok
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta
-
Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman
-
Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri
-
Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Sleman Siaga Karhutla, Lereng dan Hutan Gunung Merapi Jadi Perhatian
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?