Suara.com - Kepolisian Selandia Baru, Senin (23/12/2019), menyebutkan bahwa salah satu dari korban luka akibat erupsi gunung awal Desember ini meninggal di rumah sakit Auckland, menambah jumlah resmi korban tewas menjadi 17 saat dua orang lainnya masih belum ditemukan.
"Polisi dapat mengkonfirmasi bahwa seorang lagi meninggal di Rumah Sakit Middlemore minggu malam. Polisi menerima informasi tersebut sebelum pukul 11 malam waktu setempat," kata Wakil Komisaris Kepolisian John Tims melalui pernyataan.
Polisi tidak memberitahu identitas maupun kewarganegaraan korban tersebut. Mayoritas korban yang sebelumnya disebutkan pascaerupsi dahsyat White Island, yang juga dikenal sebagai Whakaari, merupakan warga negara atau penduduk tetap Australia.
Mereka yang masih hilang, yang diduga tewas, bernama Winona Langford, warga Australia berusia 17 tahun dan seorang pemandu wisata Marshall-Inman, penduduk Selandia Baru berusia 40 tahun. Jasad keduanya diyakini tersapu ke lautan.
Polisi mengaku telah mengurangi intensitas pencarian meski tidak patah semangat untuk menemukan mereka.
Ada kritikan bahwa orang-orang diperbolehkan ke pulau tersebut, tujuan populer pelancong, mengingat risiko status aktif gunung tersebut. Hal itu menimbulkan spekulasi bahwa akan ada perubahan besar-besaran bagi industri pariwisata Selandia Baru.
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan penyelidikan resmi peristiwa erupsi oleh petugas koroner beserta regulator keselamatan kerja dapat berlangsung hingga setahun dan berpotensi hukuman pidana hingga lima tahun penjara. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
8 Orang Hilang Usai Letugas Gunung Berapi di Selandia Baru
-
Letusan Gunung Berapi di Selandia Baru Tewaskan 5 Orang
-
Gunung Berapi di Selandia Baru Meletus, Sejumlah Turis Cedera
-
Ingin Liburan Seru di New Zealand? Yuk Contek Kegiatan Arief Muhammad!
-
Arief Muhammad Beri 3 Tips Wisata Wajib di Selandia Baru saat Musim Semi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045