Suara.com - Polisi telah mengungkap praktik prostitusi yang melibatkan seorang bandar narkoba berinisial AY (26) di Balang Baru Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam kasus prostitusi ini, AY memanfaatkan sabu-sabu untuk bisa menyetubuhi APS alias DEA (13), gadis remaja yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial.
Terkait pengungkapan kasus ini, polisi juga membekuk dua wanita lainnya, yakni AA (20) dan AF (14) yang diduga ikut terlibat dalam praktik prostitusi ini.
Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola seperti dikutip dari Makassar.terkini.id, Rabu (25/12/2019) menyampaikan, kasus ini bermula saat APS diantar oleh AF ke sang mucikari berinisial NL di Wisma Sehati Cenderawasih Makassar dengan modus diajak makan bakso.
Saat bertemu, mucikari NL pun menawari APS agar bisa melayani AY dengan tarif sekali kencan Rp 700 ribu. Keduanya pun akhirnya sepakat untuk naik ke atas ranjang.
Setelah sampai di Wisma, AY mengaku tak memiliki uang dan hanya memberikan sabu-sabu kepada APS sebagai bayaran dari jasa kencan tersebut.
Namun, kepada polisi, AY mengaku belum sampai berhubungan badan dengan gadis remaja tersebut.
Terkait kasus tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar mengingat Locus Delicti berada di Makassar.
"Sementara, dalam kasus kepemilikan sabu yang ditemukan tetap dalam proses hukum," kata Boy .
Baca Juga: Gara-Gara Apple Watch, Model Cantik Pergoki Pacar Selingkuh dengan PSK
Dari tangan PSK tersebut, polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya satu pake sabu seberat 0.13 gram, satu buah pembungkus rokok, 1 buah penutup botol air mineral Aqua, 1 batang pipet yang sudah dimodifikasi.
Berita Terkait
-
Lelaki Ini Ditangkap Gegara Bawa Sabu saat Ikut CPNS
-
Sabu Seberat 273,72 Gram Direbus, Larutannya Dibuang ke Toilet
-
Dua Anggota TNI Ditangkap di Apartemen, Penyalahgunaan Sabu
-
Simpan Sabu Cair di Kaus Kaki, Lelaki Asal Chile Diciduk saat Tiba di Bali
-
Bandar Besar Sabu dalam Teh Cina Ditembak Mati Polisi
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Bukan Cuma Bupati Pati Sudewo, KPK Juga Tangkap Camat dan Kepala Desa
-
Kata Dasco soal Usulan Pilkada Via E-Voting: Semua Akan Dikaji, Terutama Keamanannya
-
Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham
-
KPK Sita Uang Miliaran dalam OTT Bupati Pati Terkait Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
-
Jejak Digital Berbisa! Adian PDIP Unggah Pesan Jokowi untuk Bupati Pati yang Kini Ditangkap KPK
-
Sri Sultan: Hukum Tak Boleh Jadi Kemewahan, Posbankum Harus Dekat dengan Rakyat
-
Strategi 'Indonesia Menyala' Anies Baswedan Mulai Bergerak
-
Pramono Anung: Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026
-
Pembangunan Stasiun MRT Harmoni Dimulai, Pramono Anung: Ini TOD Strategis
-
BGN Siap Pangkas Tengkulak, Janji Hubungkan Petani Langsung ke Dapur MBG