Suara.com - Penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) ramai-ramai mengunggah cuitan yang mengeluh kepada pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Mereka setiap hari harus berdesak-desakan dengan penumpang lain.
Protes para penumpang KRL ini tergambar dalam sebuah video yang diunggah oleh Faldy Rizky melalui akun Twitter @faldyrzk. Video berdurasi satu menit itu diunggah pada Senin (23/12/2019).
Rekaman itu memperlihatkan beberapa foto penumpang yang membawa kertas bertuliskan keluhan-keluhan. Misalnya "Bogor-Jakarta, Jakarta-Bogor, tua di jalan", "24 jam sehari kerja cuma 8 jam sisanya di perjalanan", dan "sempit2an & senggol2an kadang2 berantem sama orang".
Penumpang ini berfoto di depan pintu gerbong kereta dengan latar belakang penumpang yang berdesak-desakan.
Pantauan Suara.com, hingga Jumat (27/12/2019) video itu telah disaksikan lebih dari 580 ribu kali oleh warganet. Dalam cuitannya, Faldy Rizky menambahkan narasi seperti berikut ini.
"Wahai Anak Kereta (komunitas pengguna KRL) ini gambaran kehidupan kita in everyday, jangan lupa bahagia ya. Salam dari pengguna relasi Bogor-Jatinegara yang sering dapet 8SF atau mengalihkan dengan Bogor-Jakarta Kota lalu transit Tebet," tulis Fadly.
Cuitan Faldy ini kemudian mendapat banyak respon warganet. Lebih dari 23 ribu like dan retweet telah ada di sana.
Rata-rata komentar netizen yang tertulis di sana merupakan cerita pengalaman yang serupa dialami penumpang KRL.
Seperti komentar yang ditulis oleh @atikamtra, "Karena transit di Manggarai sama dengan bunuh diri".
Baca Juga: Penasaran Nggak Sih, Kenapa Pesawat Harus Terbang Sangat Tinggi?
Begitu juga dengan komentar @Dizelviaya, "Transit Manggarai, ambil arah sudirman. Pada jam kantor. Gerbong perempuan. Serasa suicide".
"Berdesakan di KRL, penuh hingga tak bisa menunduk utk menggaruk kaki yang gatel. Mengangkat kaki, hingga jangkauan untuk menggaruk dan kaki pun terbebas dari rasa gatel. Menurunkan kaki, dan tak ada lagi ruang di lantai untuk menapak. Menjadi flaminggo hingga stasiun berikutnya," komentar
@odnomaL.
Sementara itu @miladi_fahmi berharap agar pihak berwenang segera memperbaiki fasilitas dan pelayanan KRL.
"Kepada Yth, @CommuterLine @KAI121 @KemenBUMN @kemenhub151 & Petugas nya. Dapat salam dari pengguna setia KAI. Diharapkan dapat meningkatkan pelayanan, keamanan & fasilitasnya. Agar pengguna tetap nyaman, tenang & nyaman jadi transportasi pilihan utama masyarakat beraktivitas," tulisnya.
Untuk diketahui, sejak 1 Desember 2019 PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL). Perubahan jadwal ini membuat banyak pengguna KRL mengeluh.
Terbaru, KCI membagikan perubahan pemberangkatan KRL terbaru per 18 Desember. Tapi, pemberitahuan perubahan jadwal itu dianggap terlalu mendadak.
Berita Terkait
-
Uji Coba KA Bandara Solo Dilakukan Hingga Akhir Pekan Ini
-
Viral Polsuska Todongkan Pistol ke Anak Punk, PT KAI: Itu Senjata Kejut
-
Masinis Mendadak Pingsan, Penumpang Sukses Selamatkan Seisi Kereta
-
Rute KRL Bogor - Jakarta Kota Diperpendek Sampai Manggarai saat Libur Natal
-
Viral Cerita Penumpang Ojol Kecelakan hingga Berdarah, Driver Kabur
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi