Suara.com - Unggahan yang menyebut Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj memiliki nama asli I Made Wiryawan Saidi dan beragama Hindu viral di media sosial.
Said Aqil juga dikatakan berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan menjadi teman lama Megawati Soekarnoputri di vihara Bali.
Informasi tersebut beredar setelah dibagikan oleh akun Facebook Andri Rockers pada Rabu (1/1/2020). Andri membagikan foto Said Aqil Siradj dengan narasi sebagai berikut.
Dapat info dari kawan asal kota Bali. Kawan Saya bilang, 2 tahun tak jumpa dengan pak I made, kok namanya jadi Said Aqil Siraj dan suka pake peci. Begitu imbuhnya….
Selidik punya selidik, ternyata SAS mempunyai nama asli I Made Wiryawan Saidi. Beragama Hindu asal Pulau Lombok yang memiliki saham di kota Bali. Kawan saya merasa terkejut. Bagaimana mungkin seorang beragama Hindu bisa di percaya mengurus NU Bersama gerombolannya si Cornelius, Nuril, Abu Janda dan Gus Guntur dimasukkan NU secara bersama’an oleh Megawati.
Rupanya Pak I Made kawan lama Bu Megawati di vihara Bali saat hari besar Hindu. Oh sungguh begitu bobroknya rezim ini dari nama palsu sampai agama di palsukan seperti junjungannya. Thanks salam dari sobat agen CIA kita dari negara Australia. #Wassallam.
Sejak diunggah, postingan tersebut telah dibagikan lebih dari 831 kali.
Lantas benarkah, Said Aqil Siradj memiliki nama sli I Made Wiryawan Saidi dan beragama Hindu?
Penjelasan
Baca Juga: Ribut Soal Perairan Natuna, Pemerintah Indonesia Nyatakan China Langgar ZEE
Hasil penelurusan turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, unggahan tersebut tidak benar.
Akun Facebook Andri Rockers telah memelintir informasi. Faktanya, banyak sumber yang mengungkap profil asli Said Aqil Siradj.
Dikutip dari situs Vivanews.com, Said Aqil Siradj lahir di Cirebon, 3 Juli 1953, bukan berasal dari Lombok. Semasa kecil, ia menempuh pendidikan di Madrasah Tarbiyatul Mubtadi’ien lalu melanjutkan studi di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’en, Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur (1965 – 1970).
Selepas itu, Said menimba ilmu di Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta (1972-1975), lalu menempuh pendidikan S1 dan S2 di Universitas King Abdul Aziz, Arab Saudi. Saiq Aqil lalu memperoleh gelar doctor dari jurusan Aqidah dan Filsafat Islam di Universitas Umm al-Qura, Mekah, Arab Saudi.
Saiq Aqil kemudian terpilih menjadi Ketua Umum PBNU selama dua periode yakni 2010-2015 dan 2015 hingga 2020.
Sementara itu, foto Said Aqil yang dibagikan Andri Rockers diambil dari situs rumahkitab.com dalam pemberitaan berjudul "Kiyai Said Serukan Akhiri Perkawinan Anak” yang dimuat 22 Januari 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen