Suara.com - Sejumlah orang dikabarkan mengalami keracunan makanan setelah menyantap makanan di sebuah restoran Vietnam di Jakarta.
Kejadian ini mulai mencuat setelah Jennifer lewat akun Instagramnya @zenifueru, menceritakan bahwa anak dan suaminya menjadi salah satu korban keracunan makanan dari restoran tersebut.
Cerita tersebut dibagikan Jennifer melalui unggahan di insta story. Anak dan suami Jennifer mengalami mual, muntah, kepala pusing hingga buang air besar (BAB) parah setelah makan di restoran Vietnam tersebut.
"28 Desember malam makan di Saigon Delight Lippo Mall lalu besoknya masuk IGD dan masih di RS sampai sekarang sudah hari ke 7 karena food poisoning," tulis Jennifer, seperti dikutip Suara.com, Minggu (5/1/2020).
Ia kemudian menjelaskan bahwa ternyata di rumah sakit tempat anak dan suaminya dirawat terdapat pasien lain dengan kasus serupa. Bahkan pasien tersebut juga mengaku keracunan makanan setelah menyantap menu di restoran Vietnam itu.
"Dan ternyata ada sekeluarga 3 orang di seberang kamar kita kena juga pas makan tanggal 27 Desember nya di Saigon Delight Lippo Mall," imbuhnya.
Jennifer mengungkapkan bahwa ada banyak orang yang dilaporkan mengalami keracunan makanan akibat makan di restoran yang memiliki beberapa cabang tersebut.
"Per hari ini baru dapat kabar kalau di RS Siloam ada 15 orang degan kasus yang sama dan di RS Puri ada lebih dari 50 orang dan pihak Saigon hanya merespon dengan enteng dan biasa saja tidak ada tanda-tanda mau tanggung jawab," ungkap Jennifer.
Anak perempuan Jennifer bahkan sampai 20 kali BAB sehari. Sementara suaminya buang air besar 15 kali sehari.
Baca Juga: Dua Eks Persija Jakarta Bakal Merapat ke Tira-Persikabo, Siapa Saja?
Akibat sering buang air, sang anak mengalami lecet di sekitar area anusnya. Suhu badan mereka juga sempat tinggi hingga mencapai 39.6 derajat Celcius.
Pihak rumah sakit dan dokter telah memberikan obat antibiotik dari dosis rendah hingga tinggi.
Jennifer melalui unggahan di Instagram storynya juga memperlihatkan beberapa keluhan dari orang lain yang mengalami kasus keracunan makanan serupa.
Atas hebohnya kasus keracunan makanan ini, pihak restoran yang bersangkutan telah membuat pernyataan tertulis di Instagram, Sabtu (4/1/2020). Mereka berjanji akan melakukan investigasi atas kasus tersebut.
Langkah pertama yang mereka lakukan adalah menyelidiki penyebab dan asal dari kasus keracunan makanan tersebut. Yang kedua, Saigon Delight akan meninjau kembali semua sistem dan prosedur secara internal.
"Kami dengan tulus dan sangat menyesal meminta maaf atas semua ketidaknyamanan yang dialami pelanggan atas kejadian ini," tulis @saigon_delight.
Berita Terkait
-
Dapat Tepuk Tangan Meriah, 3 Video Viral Angkot dan Mobil Terobos Banjir
-
Pray for Australia, 7 Foto Kanguru dan Koala Minta Tolong Ini Bikin Nangis
-
Pedagang Sayur Jualan Bak Pasar Apung saat Banjir, Ini Komentar Warganet
-
Viral Video Pedagang Sayur Jualan saat Banjir, Seperti Pasar Apung
-
Viral, Video Wanita Santai Berbikini di Tengah Banjir
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi