Suara.com - Untung tidak dapat diraih, malang tidak tak dapat ditolak, begitu kata pepatah. Kita memang kadang tidak tahu apa yang akan terjadi dengan diri kita ke depan.
Hal inilah yang dialami seorang pria di negara bagian Queensland, Australia. Awalnya, duka dan kesedihan tengah merundungnya akibat rumahnya hangus terbakar dalam bencana kebakaran hutan dan semak di negaranya.
Namun kini nasibnya berbalik, ia bahkan mungkin bisa kembali membangun rumah yang lebih bagus setelah dirinya menang lotere senilai $ 1 juta atau sekitar Rp 9,5 miliar.
Pria yang tidak mau disebut namanya ini berasal dari Mount of Cotton di Redland, sebelah selatan Brisbane, Ibu Kota Queensland Brisbane.
Lauren Cooney dari The Lott, salah satu badan yang menyelenggarakan lotere di Australia, memberitahu kemenangannya pada Kamis (9/01) pagi tadi.
Kepada ABC, Lauren mengatakan pria tersebut menangis setelah mendapat kabar mengejutkan tersebut.
"Dia mengatakan bahwa keluarganya kehilangan rumah mereka karena kebakaran semak," kata Lauren.
"Rumahnya tidak diasuransikan, jadi hadiah lotere ini akan bisa digunakan membangun lagi rumah mereka, hal yang semula tidak bisa mereka lakukan,".
Pria tersebut mengatakan keluarga mereka mengunjungi properti tersebut beberapa pekan lalu, rumah yang sangat bersejarah bagi mereka.
Baca Juga: Terancam Punah Akibat Kebakaran Hebat, Australia Buka Adopsi Koala Liar
"Mereka berada di rumah tersebut mencoba mencari-cari barang kenangan yang mungkin masih bisa diselamatkan, yang bisa ditemukan hanya beberapa cangkir teh."
Ia merupakan satu-satunya orang yang memenangkan lotere Divisi Satu yang diputar Rabu malam, sehinggga berhak hadiah keseluruhan senilai AU$ 1 juta.
Kepada Lauren Cooney ia mengatakan hadiah lotere tersebut datang di saat yang "tepat".
"Dia mengatakan ini merupakan waktu yang sangat sempurna, di mana dia akan bisa menggunakan hadiah lotere untuk membangun rumah keluarga lagi," kata Cooney.
Sumber: ABC Australia
Tag
Berita Terkait
-
Terancam Punah Akibat Kebakaran Hebat, Australia Buka Adopsi Koala Liar
-
Ribuan Ternak di Australia Mati Terpanggang hingga Matang Akibat Kebakaran
-
Deretan Satwa Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran Hebat
-
Kebakaran Hutan Makin Parah, Ribuan Turis Diminta Tinggalkan Australia
-
Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Kerahkan Kapal dan Pesawat Tempur
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu