Suara.com - Ketua Jaringan Nasional (JarNas) Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo meminta agar pemerintah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan negara-negara tujuan perdagangan orang. Sehingga, kasus perdagangan orang antarnegara bisa segera diakhiri.
Mantan anggota DPR RI yang kerap disapa Sara ini mengatakan, pemerintah harus berani dalam memperjuangan kepentingan rakyat. Terlebih kasus TPPO antarnegara masih seringkali terjadi di Indonesia sehingga pemerintah harus memikirkan langkah tegas.
"Mou tersebut terutama dengan negara-negara Timur Tengah dan Malaysia harus pro rakyat Indonesia. Kita harus berani memperjuangkan kepentingan rakyat kita," kata Sara dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (14/1/2020).
Sara menegaskan kasus perdagangan orang merupakan masalah yang sangat serius dan perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah khususnya Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah.
Kementerian Ketenagakerjaan memiliki peran yang sangat penting dalam melakukan pengawasan penempatan kerja baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga menjadi bagian dari Sub Gugus Tugas TPPO yang terdiri dari berbagai lintas kementerian dan lembaga terkait.
Untuk menumpas kasus tersebut, Sara memastikan JarNas Anti TPPO siap untuk memberikan dukukan di 21 titik intervensi untuk melakukan pencegahan tenaga kerja non prosedural, terutama di bawah batas usia 18 tahun.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar perlindungan terhadap kasus TPPO bisa masuk dalam UU Ketenagakerjaan. Sehingga, tidak diperlukan peraturan turunan lainnya untuk memastikan perlindungan tenaga kerja mulai dari upah, kesejahteraan, jaminan sosial, pelatihan kerja, penyiapan lembaga latihan kerja hingga pemagangan dan praktik kerja bagi anak muda dan pra kerja.
Sementara itu, Sekretaris II JarNas Anti TPPO Gabriel Goa meminta meminta pemerintah segera melakukan perbaikan database kependudukan Indonesia. Masukan-masukan tersebut diharapkan dapat disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan dalam rapat kabinet untuk segera dieksekusi.
"Hal ini sangat penting untuk tidak membuka celah terjadinya TPPO oleh oknum," ungkapnya.
Baca Juga: Tak Takut Ditinggal Penggemar, YouTuber Ini Mengaku Dirinya Transgender
Tag
Berita Terkait
-
Rahayu Saraswati Temui Menteri PPPA Bahas Maraknya Perdagangan Orang
-
Mami Lulu Pelihara Gadis ABG, Diupah Rp 100 Ribu Tiap Layani Pelanggan
-
Kemnaker Jadikan 20 Daerah sebagai Piloting Pengembangan Keterampilan
-
Pekerjakan ABG Jadi Pemandu Lagu, Pengelola Karaoke Diciduk Polisi
-
Demo Tolak Iuran BPJS Naik, Buruh Minta Menaker Ida Fauziyah Keluar
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam