Suara.com - Belum lama kasus Kerajaan Agung Sejagat mencuat ke publik, kini muncul Sunda Empire yang diduga berafiliasi dengan Kerajaan Agung Sejagat.
Totok Santoso Hadiningrat yang mengklaim dirinya sebagai raja di Kerajaan Agung Sejagat diduga terlibat dalam Sunda Empire.
Klaim Sunda Empire dan Kerajaan Agung Sejagat juga dinilai hampir sama, yakni sama-sama menyebut bila pemerintahan dunia akan segera berakhir.
Kerajaan Agung Sejagat mengklaim mereka sebagai penerus Kerajaan Majapahit dan menjadi penguasa dunia.
Kerajaan yang berada di bawah kepemimpinan Totok dan pasangannya Fanni Aminadia sebagai kanjeng ratu menjanjikan kesejahteraan bagi para pengikutnya.
Sementara itu, Sunda Empire memprediksi pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020. Setelah itu, kehidupan masyarakat dunia akan menjadi lebih baik dan sejahtera.
Dari penelusuran Suara.com, Kamis (16/1/2020), salah satu pengikut Sunda Empire pada akun Facebook Renny Khairani Miller membagikan sejumlah foto kegiatan Sunda Empire. Ia tampak mengenakan pakaian seragam layaknya angkatan militer lengkap dengan baret berwarna biru di kepala.
Tak sendiri, ia bersama ratusan orang tampak mengenakan seragam yang sama dan mengikuti sebuah kegiatan. Pada foto yang diunggah pada 9 Juli 2019 itu terlihat spanduk bertuliskan Sunda Empire - Earth Empire.
Suara.com mencoba menelusuri aktivitas yang dilakukan oleh para pengikut Sunda Empire tersebut. Didapat sebuah akun Instagram bernama @youspesbar juga mengunggah kegiatan yang sama.
Baca Juga: Wahyu Dipecat KPU, Ditahan KPK: Tak Selamanya Persahabatan Bagai Kepompong
Dalam sebuah foto yang diunggah pada 27 Maret 2018, tampak ratusan orang berkumpul di sebuah lahan luas dengan mengenakan seragam hitam dan membawa spanduk besar bertuliskan Sunda Empire - Earth Empire.
Pada spanduk tersebut tertulis "The First Anniversary World Development Bank Commemorating The 76th Years The Lost Nederlandsch Indie, March 8 1942 - March 8 2017 - March 8 2018 Bandung (Atlantic)".
Dari tampilan visual dalam foto, acara tersebut digelar di Vila Isola, Bandung, Jawa Barat. Pada foto-foto lainnya, tampak pula mereka berada di Gedung Sate Bandung untuk berfoto.
Tak hanya mengunggah kegiatan Sunda Empire saja, akun Instagram @youspesbar juga mengunggah kegiatan Kerajaan Agung Sejagat. Dari beberapa foto yang diunggah, ia mengenakan seragam abdi dalem Kerajaan Agung Sejagat dan mengikuti pengukuhan Totok Santoso sebagai raja.
Suara.com mencoba untuk menelusuri lebih jauh keterlibatan Kerajaan Agung Sejagat dengan Sunda Empire. Dalam akun Instagram milik Totok Santoso @hrhtoto, Totok sempat mengunggah sebuah foto diduga menghadiri kegiatan Sunda Empire.
Dalam foto yang diunggah pada 9 Maret 2017 itu, tampak Totok berada di ruangan serba guna dengan mengenakan seragam mirip militer berwarna abu-abu. Di sekitar Totok juga mengenakan seragam yang sama.
Berita Terkait
-
Terlilit Utang Rp 1,3 M, Totok 'Raja' Keraton di Purworejo Gadaikan Ruko
-
Bangun Keraton di Purworejo, Totok Punya Masalah Utang Rp 1,3 M di Jakarta
-
Himne Keraton Sejagat Sempat Dinyanyikan Totok dan Pengikut di Candi Arjuna
-
Raja KAS dan Pengikutnya Sempat Gelar Penobatan di Candi Arjuna Dieng
-
Bangun Yayasan Padamu Negeri, Totok Gaet Warga Gunungkidul Jadi Anggota
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah