Suara.com - Beredar foto banjir di Monumen Nasional (Monas) di media sosial saat hujan lebat melanda kawasan Jakarta pada Jumat (24/1/2020) pagi hingga siang hari. Unggahan ini lantas menuai konflik di internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini mengatakan, tersebarnya foto itu membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah marah. Saefullah disebut-sebut menegur langsung anggota Dinas Perhubungan (Dishub) yang menyebar foto banjir di Monas.
Juaini menyebut di depan pintu masuk Monas tidak banjir. Bahkan foto yang tersebar itu disebutnya foto lama.
"Salah itu, (tidak banjir) tadi dia (anggota Dishub) diomelin tuh," kata Juani saat kepada wartawan Sabtu (25/1/2020).
Saefullah disebut menyemprot anggota Dishub di grup aplikasi pesan singkat para pejabat Pemprov DKI. Saefullah meminta agar para petugas memeriksa langsung ke lapangan sebelum menyebar informasi.
"Langsung ditegur (dishub) di grup sama pak Sekda. Salah, makanya enggak denger tadi pak Sekda bilang tolong jadi bahan perhatian tuh tim dishub kudu cek dulu ke lapangan, jangan ngeliat di gambar, di WA," jelasnya.
Juaini mengaku pihaknya sudah sejak pagi menyiagakan petugasnya di kawasan Monas kemarin. Ia mengaku mendapatkan laporan mengenai tidak adanya banjir di kawasan ikon kota Jakarta itu.
"Nah anak buah saya dari pagi udah standby enggak ada (banjir). Dari pagi udah saya suruh tongkrongin tuh Sudirman Thamrin sama termasuk Medan Merdeka jadi laporannya enggak ada (banjir) seperti yang di foto," pungkasnya.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur ibu kota mengakibatkan pintu masuk Monumen Nasional (Monas) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tergenang air. Genangan air tampak menutup seluruh akses jalan di pintu masuk Monas tak jauh dari Istana Presiden.
Baca Juga: Jakarta Dikepung Banjir Lagi, Anies Malah Pergi ke Luar Kota
Penampakan genangan air di pintu masuk Monas pertama kali diunggah oleh akun Instagram resmi Dishub DKI Jakarta. Dilaporkan tinggi genangan mencapai 25 sentimeter.
Namun, kini video tersebut sudah dihapus. Meski demikian sejumlah warganet telah mengabadikan video penampakan genangan air di Monas. Salah satunya akun Twitter @murtadhaone1.
"Banjir di Jalan Medan Merdeka Barat pintu masuk Monas. Akibat pohon-pohonnya ditebang?" kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/1/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal