Suara.com - Beredar foto Luthfi Alfiandi, remaja pembawa bendera Merah Putih saat aksi demonstrasi menolak RKUHP dan RUU disunting menjadi iklan Partai NasDem.
Foto iklan Partai NasDem yang beredar di media sosial ini bahkan mengganti Merah Putih yang dibawa Luthfi menjadi bendera partai milik Surya Paloh tersebut.
Selain itu ada tambahan beberapa teks yang disematkan dalam foto tersebut. Misalnya teks yang tertulis di bagian bawah, "Nurani untuk Negeri!", "Selamat dan Sukses", "Nasdem Days 2020" dan seterusnya.
Salah satu yang memprotes adalah politikus Partai Demokrat Panca Cipta Laksana melalui akun @panca66, pada Senin (27/1/2020).
Panca menulis, "Nasdem mengedit foto Luthfi untuk iklannya."
Ia ragu apakah Nasdem telah minta izin untuk menjadikan foto itu sebagai iklan. Apalagi foto Luthfi yang viral ini merupakan karya fotografer Kompas.com, Garry Andrew Lotulung.
"Saya rasa foto ini ada fotografernya yang motret. Apakah Nasdem sudah minta izin? Secara Nasdem partai yang nga peduli nasib Luthfi tapi memanfaatkan fotonya untuk promosi Taufik Basari," imbuh Panca.
Warganet mengkritik Nasdem yang menjadikan foto Luthfi sebagai iklan.
"Tobas, itu Merah Putih diganti bendera partai, menghina banget ya. C'mon you're better than this," komentar dari @berlianidris.
Baca Juga: Papan Peringatan Tsunami di Pantai Pandeglang Dinilai Bikin Takut Wisatawan
"Shame On You Nasdem !" tulis @agung7709.
Pantauan Suara.com, dalam waktu tiga jam unggahan dari Panca ini telah mendapatkan 614 like dan 436 retweet.
Untuk diketahui, Luthfi Alfiandi (20) kekinian statusnya adalah terdakwa kasus melawan aparat kepolisian saat demo pelajar menolak RKUHP di depan Gedung DPR RI.
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020), Luthfi mengungkapkan bahwa dirinya dianiaya oleh penyidik Polres Jakarta Barat supaya mengaku melempar batu ke polisi.
"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam lah. Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas, padahal saya tidak melempar," kata Luthfi.
Ketika itu, Luthfi mengaku dalam kondisi tertekan. Sehingga, dia pun akhirnya mengaku melempar batu ke arah aparat kepolisian meskipun itu tidak dilakukannya.
Berita Terkait
-
Virus Corona Buat Panik, Viral Video Warga Berebut Bahan Makanan Untuk Stok
-
Viral Video Eks Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi Dilempar Kotoran Babi
-
Bikin Bingung, Mahasiswa Ini Kirim Sesuatu Tak Terduga ke Dosennya
-
Terungkap Nama Asli Petinggi Sunda Empire dan 4 Berita Populer Lain
-
Diduga Terkena Virus Corona, Orang Tua Tinggalkan Anak di Bandara
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba