Suara.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo Kendal, Jawa Tengah menyiapkan ruang isolasi pasien virus corona. Ruangan itu bisa menampung 4 pasien.
Ruangan isolasi itu dalam pembenahan. Ruangan itu dilengkapi peralatan medis dan 2 kamar yang bisa menampung lebih dari 4 pasien.
Petugas yang merawat pasien yang terduga corona juga akan dilengkapi dengan pakaian khusus. Pakaian sekali pakai ini akan digunakan saat merawat pasien di dalam ruang isolasi. Pemakaian pakaian khusus ini disimulasikan kepada perawat yang nantinya akan bertugas di ruang isolasi, Selasa (28/1/2020) siang.
Humas RSUD Soewondo Kendal, Muhamad Wibowo mengatakan, ruangan isolasi yang disiapkan adalah ruang isolasi yang dulu pernah digunakan untuk pasien terduga flu burung dan difteri.
“Ruangan isolasi ini mampu menampung 3 sampai 4 orang, sedangkan perawat diberikan pengarahan penggunaan alat pelindung diri agar tidak terpapar virus,” katanya.
Pemberian arahan dan simulasi ini dilakukan sebagai langkah kewaspadaan rumah sakit dalam penanganan pasien terduga terjangkit virus corona.
“Penanganan pasien terduga corona ini hampri sampai dengan pasien flu burung atau SARS, namun untuk corona lebih meningkatkan kebersihan,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan