Suara.com - Ombudsman akan menelusuri dugaan maladministrasi terkait penunjukan Donny Andy Saragih sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diduga tidak melakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.
Ketua Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan seharusnya fit and proper test dilakukan dalam penunjukan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Menurut Teguh, hal itu diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 5 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi BUMD dan Perusahaan Patungan.
"Harusnya ada kalau berdasar Pergub itu, ini kan ada beberapa kriteria calon pejabat BUMD, PNS atau perorangan yang ditunjuk dan diberi rekomendasi Gubernur," ujar Teguh saat dihubungi, Selasa (28/1/2020).
Menurutnya, jika Pemprov melakukan fit and proper test, maka rekam jejak Donny yang merupakan narapidana akan ketahuan. Pemprov bisa meminta surat bebas pidana dari Donny sebagai bagian dari tes tersebut.
"Kalau fit and proper itu kan track record yang bersangkutan bisa kelacak dan itu kan mudah," jelasnya.
Dia menganggap Donny juga tidak bisa berbohong kepada Pemprov karena kasus pidananya bisa diperiksa secara online di situs Mahkamah Agung (MA).
Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga bisa meminta Kejaksaan atau pengadilan tinggi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Rumah DP 0 Rupiah Tak Mendidik Anak Muda, Kritik Anies?
"Kan bisa minta info ke mereka juga, minta bantuan untuk melacak para kandidat, kenapa enggak dilakukan gitu," katanya.
Berita Terkait
-
PSI Duga Anies Manfaatkan Pergub untuk Angkat Nara Pidana Jadi Dirut TJ
-
Ini Kasus Penipuan yang Menjerat Eks Dirut Transjakarta Donny Andy Saragih
-
Virus Corona Tak Menular Lewat Benda Mati dan 4 Berita Populer Lain
-
Bohongi Anies dan Batal Jadi Dirut TransJakarta, Donny Saragih Bela Diri
-
Dicopot karena Bohongi Anies, Eks Dirut TJ: Saya Gak Kuat yang Gitu-gitu
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris
-
Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur
-
Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan
-
Gaji Guru Dinilai Tak Layak, Komisi X DPR Dorong Upah Minimal Rp 5 Juta
-
Ikut Jokowi ke Arab, Keterangan Dito Ariotedjo Disebut Kuatkan Bukti Soal Pembagian Kuota Haji
-
Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
-
Geledah Rumah Bupati Pati Sudewo Dkk, KPK Amankan Dokumen Hingga Uang Ratusan Juta Rupiah
-
Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi