Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok muncul sebagai sosok birokrat dengan gaya yang terkesan urakan. Cara bicaranya ceplas-ceplos, dikenal suka marah-marah, dan sering mengambil langkah kontroversial.
Nama Ahok mulai dikenal banyak orang ketika menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo. Namun kontroversi Ahok telah terjadi sejak di Belitung.
Melalui buku "Gara-gara Ahok: Dari Kegaduhan ke Kegaduhan", Ismantoro Dwi Yuwono dkk berupaya mengungkap berbagai sisi hitam-putih sosok yang kekinian dikenal sebagai BTP.
Selain dikenal langsung turun ke masyarakat, Ahok mendapat pandangan miring selama menjabat Bupati Belitung. Ia dianggap lebih mementingkan penganut agama Islam sebagai mayoritas di sana.
Banyak istilah "kasar" dilontarkan Ahok. Misalnya kalimat "calon bajingan","bakar setengah kota Jakarta","munafik", atau "kamu tembak saya juga rela".
Perkataan yang demikian, jelas menimbulkan kritik. Namun tidak dapat dipungkiri omongan Ahok ada benarnya.
Menurut Ismantoro Dwi Yuwono dkk, Ahok berusaha menciptakan ruang publik politis yang diterjemahkan dalam berbagai pemikiran dan tindakan meski kerap menimbulkan pro kontra.
Buku ini merekam berbagai hal berkaitan kiprah Ahok mulai dari masa kecil hingga ia memimpin Jakarta.
Tidak hanya cocok dibaca bagi kalian yang mengidolakan sosok Ahok. Buku terbitan Media Pressindo ini cocok dijadikan sumber rujukan akademis atau politikus yang bergaya mendobrak.
Baca Juga: Komunitas Teman Dengar, Beri Kesempatan Setara pada Teman Tuli
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Buku Pilihan, Bacaan Santai di Tengah Minggu
-
Artis Nulis Buku, Jaminan Laris? Ini Kata Penerbit
-
Top 3 Lifestyle: Pertunjukan Akrobatik, Buku Kisahkan Hantu Anak Kecil
-
Teman Leyeh-Leyeh, Ini 5 Buku Fiksi Pilihan yang Paling Dicari
-
LIVE Ngopi Sore : Virdika Rizky Utama Cerita Isi Buku "Menjerat Gus Dur"
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus