Suara.com - Jenazah Salahuddin Wahid atau Gus Sholah bakal dimakamkan di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Rencananya jenazah akan diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju ke Surabaya, Senin (3/2/2020) pagi ini.
Irfan Wahid atau Ipang Wahid mengatakan bahwa jenazah ayahnya akam menggunakan pesawat komersil miliki maskapai Lion Air Group, setelah sebelumnya direncanakan menggunkan pesawat tipe Hercules milik TNI.
"Tadi dari Ppak Pratik (Mensesneg Pratikno) kontak saya untuk menggunakan Sesmil menyediakan CN 295 atau berapa karena Hercules-nya dipergunakan untuk Natuna banyak ya, terus kemudian dari Lion Group membantu satu pesawat. Jadi kami memutuskan untuk satu pesawat saja yang CN kita gak jadi pakai karena kapasitasnya cuma 20 penumpang. Jadi satu pesawat pakai Lion," ungkap Ipamg di rumah duka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020).
Menurut Ipang, dalam satu pesawat yang sama, kerabat dan keluarga juga akan turut serta mengantarkan jenazah Gus Sholah menuju ke Surabaya lalu ke Jombang.
"Saya gak tau persisnya, tapi hitungan terakhir sudah 80 atau 90 orang. Karena sebagian juga sudah ada di Tebuireng, kira-kira begitu," ucap Ipang.
Adapun jenazah Gus Sholah akan dibawa menuju Surabaya terlebih dahulu menggunakan pesawat. Sesampainya di sana baru kemudian diberangkatkan lagi menuju ke Jombang.
Rencananya jenazah diberangkatkan dari rumah duka ke Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
"Jam 08.30 WIB kita jalan, mudah-mudahan bisa takeoff jam 10.00 WIB. Kawan-kawan banyak membantu, disiapkan pesawat untuk keluarga dari Halim, jadi dari Halim sekitar jam 10.00 WIB diperkirakan mendarat di Surabaya, Juanda jam 11.30 WIB," kata Ipang.
"Terus dari sana ke Jombang, mudah-mudahan sampai di Pesantren Tebu Ireng jam 14.00 WIB. Dari situ disemayamkan di Masjid untuk kemudian dimakamkan jam 16.00 WIB, sore," sambungnya.
Baca Juga: Lantunan Tahlil Sambut Jenazah Gus Sholah di Rumah Duka
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit