“Dapur umum lapangan juga sudah beroperasi dikoordinir oleh Tagana. Pagi tadi menyiapkan 4000 nasi bungkus, siang memasak lagi, demikian juga untuk malam,” kata Harry, yang turut membungkus nasi bersama ibu-ibu.
Ia melihat dalam penanganan bencana ini koordinasi berbagai pihak sangat baik dan responsif.
“Kepedulian warga sangat bagus. Ibu-ibu ikut memasak, membungkus, membagikan makanan bersama warga yang lain. Tagana, relawan, TNI, Polri turun bersama-sama. Mudah-mudahan dengan turun bersama ini bisa meringankan penderitaan warga,” katanya.
Ia bersama rombongan kemudian melanjutkan peninjauan lokasi bencana ke Desa Muara, Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang dan Dapur Umum yang berada di kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Sebelum mengunjungi Banten, Dirjen meninjau Posko Induk Kementerian Sosial di Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur, untuk memastikan logistik cukup dan tim Kemensos telah bekerja cepat dan responsif.
Kirim Logistik
Selanjutnya sebagaimana arahan Mensos, Kemensos mengirimkan logistik untuk berbagai daerah terdampak banjir maupun tanah longsor.
Bantuan untuk Jakarta Barat berupa handuk, selimut, matras, makanan anak, makanan siap saji dan air mineral. Logistik untuk Kabupaten Lampung Selatan berupa selimut, perlengkapan keluarga, matras, dan tenda keluarga. Logistik untuk Kabupaten Jember terdiri dari tenda gulung, perlengkapan anak, perlengkapan makan, mie instan, selimut, makanan anak, paket sembako, makanan siap saji, alat kebersihan berupa sapu lidi dan garukan sampah, serta matras.
Kemensos juga mengirimkan dukungan logistik untuk Kabupaten Blitar, berupa tenda gulung, perlengkapan keluarga, perlengkapan makan, selimut, mie instan, dan makanan siap saji. Di Kabupaten Bondowoso bantuan logistik yang dikirimkan berupa tenda gulung, perlengkapan makanan, kasur, tenda serba guna, peralatan dapur keluarga, mie instan dan makanan anak.
Baca Juga: Presiden Apresiasi Kemensos Turunkan Angka Kemiskinan
Kabupaten Klaten, yang mengalami banjir serta tanah longsor juga menjadi perhatian Kemensos. Dua tanggul sungai jebol dan Tagana telah diturunkan untuk melakukan asesmen bersama tim dinsos setempat.
Selanjutnya melakukan gotong royong penanganan banjir di Desa Tegalrejo, Kecamatan Bayat untuk melakukan pembersihan batang pohon yang menyumbat aliran sungai.
Kemudian Kemensos menyalurkan bantuan logistik, melakukan pendataan serta verifikasi ahli waris untuk santunan duka merespon peristiwa banjir bandang di Kecamatan Barus dan Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Sebanyak 9 orang meninggal dan puluhan rumah rusak berat serta rusak sedang. Distribusi logistik untuk Kabupaten Tapanuli Tengah terdiri dari perlengkapan makan, perlengkapan anak, perlengkapan keluarga, tenda gulung, kasur, lauk pauk, makanan anak, mie instan, peralatan dapur, dan velbed.
Untuk Kabupaten Kaur, Kemensos juga mengerahkan tim untuk melakukan pendataan dan verifikasi korban meninggal dalam banjir yang terjadi Minggu (19/1/2020). Sebanyak 10 orang meninggal dalam banjir yang melanda Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu. (*)
Berita Terkait
-
Apa Definisi Bencana Menurut Cak Lontong? Begini Penjelasannya...
-
Komisi VIII DPR Apresiasi Pemerintah karena Cepat Tangani Bencana di Bogor
-
Luncurkan Tagline Baru, Ini Harapan Mensos
-
Cegah Stunting, Jokowi Naikkan Nilai Bansos untuk Ibu Hamil dan Balita
-
Presiden Apresiasi Kemensos Turunkan Angka Kemiskinan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi