Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Kampung Sinar Harapan, lokasi yang menewaskan tujuh warga setelah tertimbun longsor, Senin (3/2/2020). Lokasi bencana tersebut tepatnya berada di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Seperti diberitakan Antara, Jokowi tiba di lokasi pukul 10.04 WIB bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimujono serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Rombonga disambut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin.
Puluhan siswa sekolah dasar (SD) dengan mengenakan rompi merah bertuliskan save the children menyanyikan yel-yel selamat datang ketika mantan Gubernur DKI Jakarta itu turun dari mobil Lexus berwarna hitam.
Jokowi dengan mengenakan jaket bomber berwarna hijau dan topi putih polos meninjau beberapa lokasi terdampak longsor dan banjir bandang di Kampung Sinar Harapan.
Untuk diketahui, sedikitnya ada tujuh warga tertimbun longsor di Kampung Sinar Harapan saat bencana yang terjadi pada Rabu (1/1). Empat korban bernama Charly (5), Asti (45), Muhammad Hudri (24), dan Rumsah (65) berhasil ditemukan di hari yang sama dalam kondisi tewas.
Sementara, tiga korban lainnya, yaitu Saroh (26), Cici (10), Amri (60) dinyatakan tewas lantaran tak berhasil ditemukan meski Tim SAR sudah melakukan pencarian selama 14 hari sejak terjadinya bencana.
Cuaca buruk yang terjadi di awal tahun 2020 mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor terdampak banjir dan longsor. Longsor terjadi di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Cigudeg, sedangkan banjir terjadi di Kecamatan Gunung Putri, dan Jasinga.
Kejadian tersebut juga menelan korban jiwa sebanyak delapan orang, dan tiga orang hilang yang kini sudah dinyatakan meninggal meninggal dunia. Kemudian, 12 orang mengalami luka berat, dan 517 orang mengalami luka ringan.
Baca Juga: Dampak Longsor Tidak Ditangani, Kain Kafan Bergelantungan di Tebing Sungai
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi