Suara.com - Hujan yang mengguyur Ibu Kota Jakarta sejak Sabtu (8/2/2020) dini hari turut menaikkan status beberapa pintu air di Jakarta menjadi siaga satu yakni pintu air Karet dan Jembatan Merah.
Dikutip dari laman posko banjir Sumber Daya Air DKI Jakarta, pintu air Air Jembatan Merah yang dilalui aliran Sungai Ciliwung siaga satu dengan ketinggian air 244 sentimeter (cm).
Ketinggian air di pintu air Jembatan Merah disebabkan naiknya status di pintu air Manggarai yakni siaga dua dengan tinggi air 894 cm. Status normal atau siaga 4 pintu air Manggarai di bawah 750 cm.
Pantauan CCTV, alat berat nampak membersihkan tumpukan sampah di pintu air Manggarai.
Status siaga satu juga terjadi di pintu air Karet dengan aliran air Banjir Kanal Barat (BKB). Ketinggian air mencapai 610 cm dari status normal di bawah 450 cm.
Selain itu, pintu air Marina Ancol yang berfungsi menahan air laut berstatus siaga dua dengan ketinggian air 216 cm. Demikian pula pompa pasar ikan berstatus siaga dua dengan ketinggian air 210 cm.
Pantauan akun Twitter TMCPoldaMetro, sejumlah titik di Jakarta digenangi air rata-rata 30-60 cm.
Genangan itu di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Terminal Bus Tanjung Priok, Mall Kelapa Gading, SPBU Danau Sunter dan Perumahan Bukit Sawangan Indah Kota Depok.
Baca Juga: Banjir Kembali Rendam Jakarta, Tagar #GubernurTerbodoh Sindir Anies?
Termasuk juga di kawasan Mangga Dua, Jalan Gunung Sahari dan Jalan Kampung Bandan, Jakarta Utara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?