Pekerja lain mengatakan, “Semua staf pria di rumah duka kami mengambil dan memindahkan mayat sekarang, dan staf wanita menjawab telepon, mendisinfeksi rumah duka, dan sebagainya. Kami bekerja 24 jam. Kami sangat lelah".
Dia mengklaim mereka tidak memiliki peralatan yang tepat untuk mendisinfeksi fasilitas itu. Mereka harus mengenakan dua lapis sarung tangan karena tidak memiliki sarung tangan karet, dan pakai kacamata renang.
Dia berkata, “Kami berada di ambang kehancuran. Kami benar-benar membutuhkan bantuan. "
Bersamaan dengan klaim dari para pekerja krematorium ini muncul juga video kabut misterius di atas Wuhan.
Video tersebut mengarah ke spekulasi bahwa itu mungkin asap dari krematorium yang terlalu banyak membakar mayat korban virus corona.
Menurut Daily Star, para ahli mengatakan kekurangan data definitif untuk mengatakan seberapa mematikan virus korona - dengan laporan lebih dari 20.000 kasus di seluruh dunia.
New York Times melaporkan, penduduk di Wuhan sekarang tidak percaya angka resmi kematian korban yang dikeluarkan oleh pemerintah China.
Dikatakan, bahwa orang-orang dengan gejala virus corona banyak ditolak oleh rumah sakit dengan alasan kewalahan. Sistem perawatan kesehatan dilaporkan benar-benar kewalahan, dengan dokter juga mengalami kekurangan alat uji.
Pihak berwenang China mengancam akan menangkap orang-orang yang menyebarkan informasi "tidak resmi" tentang virus corona.
Baca Juga: Absen di BATC 2020 Jadi Keuntungan untuk Ganda Campuran Indonesia
Berita Terkait
-
Status Wabah Corona Naik Jadi Oranye, Sekolah di Singapura Bakal Diliburkan
-
Data Terkini Korban Meninggal Akibat Virus Corona Tembus 723 Orang
-
Video Dagny Zhu Viral, Perempuan Dokter Edukasi Virus Corona Pakai TikTok
-
12.000 Ton Buah Naga Asal Bali Gagal Ekspor ke China Gara-gara Virus Corona
-
Status Wabah Corona di Singapura Naik Jadi Oranye, Ini Imbauan KBRI
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi