Suara.com - Warga Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah digegerkan atas penemuan orok bayi di tempat pembuangan sampah, sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu (15/2) malam di kawasan Jalan Tjilik Riwut.
"Saat saya membuang sampah, ada benda berkilap. Ketika saya periksa dengan menggunakan senter ternyata orok bayi," kata warga Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Muhammad Khairil Anwar di Kuala Kapuas, Minggu.
Ia mengatakan, saat melihat sesosok orok bayi tersebut, pihaknya tidak berani menyentuh dan langsung memberitahukan ke warga lainnya dan melaporkan ke pihak kepolisian setempat.
Diduga orok bayi tersebut baru dibuang dan sudah meninggal dunia.
Tidak lama kemudian, sejumlah petugas dari Polsek Selat langsung mendatangi ke lokasi penemuan orok bayi malang tersebut.
Selanjutnya, dibawa ke RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian maupun RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo belum bisa memberikan komentar singkat atas penemuan orok bayi tersebut.
Untuk saat ini, orok bayi yang belum diketahui jenis kelaminya masih berada di kamar mayat RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo untuk dilakukan visum.
Sumber: Antara
Baca Juga: Tega! Orang Tua Mutilasi Bayi dan Buang Tubuhnya ke Dalam Sumur
Berita Terkait
-
Penemuan Jasad Bayi Terkubur di Sawah, Polisi Tangkap 4 Orang
-
Mayat Bayi Terangkut Truk Sampah, Polisi Periksa 48 Bidan di Batam
-
Curiga Bercak Darah di Kardus Kompor, Pemancing Belut Temukan Mayat Bayi
-
Lagi Mancing Belut Malah Dapat Mayat Bayi di Kalimalang
-
Penemuan Jasad Bayi di Pinggir Sungai Gegerkan Warga Cibadak Sukabumi
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Juda Agung Disebut Kandidat Kuat Wamenkeu, Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan
-
Terjaring OTT KPK, Eks Kasi Intel Kejari HSU Asis Budianto Ajukan Praperadilan
-
Bela Istri yang Dijambret, Pengacara Sebut Hogi Minaya Kejar Pelaku untuk Selamatkan Tagihan Snack
-
Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet
-
Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional
-
Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil
-
KPK Periksa Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek
-
Banjir dan Longsor Berulang, Auriga Ungkap Deforestasi 'Legal' Jadi Biang Kerok