Suara.com - Viral di media sosial, video seorang yang disebut-sebut pengkhotbah mengklaim Indonesia kini dipimpin rezim komunis PKI.
Sementara itu, Politikus Partai PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyindir artis Teuku Wisnu soal unggahan "Hari Valentine Bukan Budaya Kita".
Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com, Minggu (16/2/2020).
1. Kontroversial! Video Pengkhotbah Sebut Indonesia Kini Dipimpin Rezim PKI
Jagat media sosial Indonesia digegerkan oleh klaim seorang yang disebut-sebut pemuka agama, mengatakan RI kekinian menganut rezim komunis. Klaim itu disampaikan lewat video yang kekinian viral.
Salah satunya dibagikan oleh pengguna Twitter @yusuf_dumdum, Sabtu (14/1/2020).
2. Sebut Pengudeta Gus Dur Jadi Gelandangan Politik, Cuitan Luqman Disorot
Anggota DPR RI fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim oknum yang melengserkan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dari kursi presiden, kekinian menjadi gelandangan politik. Klaim tersebut seketika menuai sorotan publik.
Baca Juga: Satgas Diminta Rahasiakan Draf Omnibus Law, Ombudsman: Saya Malu
Hal itu disampaikan Luqman melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @LuqmanBeeNKRI, Kamis (13/1/2020). Luqman mengungkit pernyataan Gus Dur soal dirinya yang memaafkan gelandangan politik, beberapa tahun silam.
3. Artis Teuku Wisnu Kena Skakmat Budiman Sudjatmiko karena Anti Valentine Day
Politikus Partai PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyindir artis Teuku Wisnu, terkait unggahan "Valentine Bukan Budaya Kita" di media sosial.
Budiman melalui cuitan di akun Twitter pribadinya menanggapi sebuah artikel yang membahas tanggapan Teuku Wisnu soal Hari Valentine, pada 14 Februari lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap