Suara.com - Penggendara motor di Jakarta kerap kali memarkirkan kendaraannya di trotoar yang lebar. Menangani hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memasang kamera pengawas (CCTV).
Hal ini diungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo. Salah satu lokasi trotoar lebar yang kerap menjadi parkiran adalah di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Fasilitas pedesterian itu juga belum lama direvitalisasi oleh Pemprov.
"Nanti akan kita coba letakan apakah dipasang kamera dan lain sebagainya di sana," ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).
Syafrin menuturkan, pihaknya kesulitan menindak pengendara itu karena biasanya terjadi saat malam hari. Namun ia tidak berencana membuat petugasnya berjaga di trotoar saat hari gelap.
Ia hanya menyatakan akan mengefektifkan pengawasan. Salah satunya dengan rencana memasang kamera itu.
"Semua nanti akan kita efektifkan tindakan," jelasnya.
Dishub DKI kata Syafrin, tidak berencana menambah lahan parkir di kawasan Cikini. Bahkan ia ingin kantong parkir berkurang agar masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
"Kita justru mengurangi kantong parkir di pusat kota dan mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan umum," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI