Suara.com - Yus Yunus (26) seorang sopir truk asal Polewali Mandar dianiaya warga di Nabire, Papua pada Minggu (23/02). Dilansir dari Terkini.id -- Jaringan Suara.com, Yus Yunus dikeroyok warga di hadapan polisi. Videonya pun beredar di media sosial.
Pada video tersebut tampak Yus Yunus didatangi sejumlah warga Papua yang menuduhnya telah menabrak seorang warga Papua dan hewan ternak babinya hingga tewas.
Masih dalam video, tampak aparat kepolisian memegang senjata untuk berusaha melerai dan menghalangi. Namun pukulan dan hantaman kayu dari warga datang bertubi-tubi.
Yus Yunus meregang nyawa dengan luka di bagian kepala.
Seharusnya bisa ditolong
Istri Yus Yunus, menerangkan di media sosial bahwa suaminya tidak bersalah dan seharusnya bisa diselamatkan oleh polisi.
Istri Yus yang diketahui menjadi pemilik akun facebook Lala Mootz menceritakan, suaminya yang merupakan pengemudi truk awalnya mengemudikan mobil di wilayah Monomani, Papua.
"Lalu dari arah berlawanan dia melihat Noge (warga Papua) mengendarai motor dengan kencang lalu menabrak seekor babi. Lalu noge itu pun meninggal. Sementara babi juga mati," ungkapnya.
Lalu, melihat peristiwa kecelakaan itu, Yus Yunus kemudian segera melaporkan peristiwa itu kepada polisi. "Dia juga sempat fotokan itu peristiwa waktu pergi melapor," katanya. Namun, massa telah datang dan menganiayanya hingga tewas.
Baca Juga: Model Majalah Dewasa Vitalia Shesya Tertangkap Kasus Narkoba
Yus Yunus diketahui adalah warga Sumberjo Kec Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar.
Versi Kepolisian
Sementara pihak kepolisian memberikan keterangan yang berbeda.
Menurut kepolisian setempat, peristiwa tersebut bermula saat warga Papua mengemudikan motor Yamaha MX PA 5164 KA menabrak seekor babi hingga membuatnya terhempas lalu terlindas kendaraan truk Colt Diesel Kuning yang dikemudikan Yus Yunus.
Kejadian tersebut tepatnya terjadi di Jalan Trans sekitar Paniai, dekat Pintu angin Dogiyai, Kabupaten Dogiyai.
Kapolres Nabire melalui Kasat Lantas AKP Hendra Krisnawan, SH, SIK mengungkapkan ada dua orang yang menjadi korban meninggal dalam peristiwa tersebut, yakni Yus Yunus (26) sopir truck dan DM (37) pengendara sepeda motor roda dua.
"Kedua korban meninggal dunia di TKP," kata Kasat Lantas, seperti dikutip dari Makassar Terkini.
Sementara terkait video penganiayaan yang beredar, salah satu pengguna Facebook Febriani Karewai mengatakan, "Mewakili orang Papua saya turut berduka cita dan sangat menyayangkan kejadian ini, tetapi tolong jangan karena kejadian ini kita semua terpecah belah. Tidak semua orang Papua seperti itu. Ada jalur hukum, mari bawa ke jalur hukum dan usut tuntas," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua
-
Bia dan Kapak Batu: Potret Gagap Modernitas di Balik Adat Pedalaman Papua
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua