Suara.com - Seorang kakek ditangkap polisi karena terbukti menenggelamkan isterinya. Dia ditangkap ketika akan kabur ke luar negeri bersama dengan koper yang penuh dengan mainan seks.
Meringkas mirror.co.uk, Peter Rex Dansie mendorong isterinya yang duduk di kursi roda ke sebuah danau di Adelaide, Australia. Lelaki berusia 71 tahun tersebut membunuh isterinya ketika hari mulai petang dan kondisi sekitar danau mulai sepi pada Minggu Paskah di tahun 2017.
Setelah mendorong isterinya, Peter bergegas untuk menceburkan diri ke kolam agar terlihat bahwa dia sedang mencoba menyelamatkan isterinya. Ia kemudian menelepon kantor polisi untuk meminta bantuan.
Pengadilan Tinggi melihat kejanggalan ketika mereka menemukan jam tangan dan dompet Peter berada di dalam mobil. "Dari situ ada kemungkinan bahwa Anda akan basah pada malam itu." kata hakim David Lovell.
Menurut pengadilan, Peter tidak ingin lagi mengurusi isterinya yang sakit-sakitan. Istrinya, Helen berusia 67 tahun. Perempuan itu adalah mantan ahli mikro biologi yang terkena stroke sehingga harus menggunakan kursi roda sejak tahun 1990.
Peter menjalin hubungan dengan seorang perempuan di Tiongkok yang ia temukan menggunakan layanan percakapan daring.
Lelaki itu kemudian memesan tiket penerbangan ke negeri tirai bambu tersebut. Namun, sehari sebelum jadwal keberangkatannya, Ia ditangkap.
Polisi yang menggeledah rumahnya menemukan sebuah koper yang dipenuhi mainan seks, termasuk di dalamnya viagra, kondom dan pakaian dalam wanita.
Peter dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman seumur hidup dengan masa bebas bersyarat 25 tahun. Dia mengajukan banding atas keputusan hakim tersebut dan sidang akan dilaksanakan pada bulan Mei.
Baca Juga: Konser Bareng Ronan Keating Malam Ini, Panggung ke-2 BCL Usai Berduka
Berita Terkait
-
Cekcok Tagih Uang Sewa, Komang Membabibuta Tebas Penghuni Kos, 1 Tewas
-
Menantu Kurang Ajar! Hanya karena Utang Rp 3 Juta, Totok Tega Bunuh Mertua
-
Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMPN 6 Tasikmalaya
-
Selain Digebuki Tabung Gas, Totok Tusuk Kemaluan Mertua Pakai Gunting
-
Habis Bunuh Mertua Pakai Tabung Gas, Totok Sempat Antar Katering ke Gresik
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK