Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean meminta gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan segera membatalkan ajang Formula E. Alasannya: peningkatan kekhawatiran terhadap virus Corona di Indonesia.
Lewat akun jejaring sosial Twitter-nya, politikus yang pernah menjadi juru bicara pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi pada 2019 silam itu menguraikan alasan keberatan dengan ajang tersebut.
"Yang terhormat bapak gubernur @aniesbaswedan, mengingat semakin tak terkendalinya penyebaran virus corona, bahkan Arab menghentikan ibadah umroh, maka dengan ini saya memohon dengan sangat agar menunda atau membatalkan agenda Formula E hingga waktunya nanti aman," tulis Ferdinand seperti dikutip Suara.com dari akun Twitter-nya @FerdinandHaean2.
Ia mencuit beberapa kali terkait persoalan ini. Menurutnya, melanjutkan ajang Formula E di tengah krisis virus corona adalah tindakan bodoh.
"Arab sudah menutup pintunya dengan menghentikan ibadah umroh hingga aman. Amerika membatalkan KTT ASEAN di Las Vegas. Dan banyak negara menutup pintunya demi keselamatan warganya. Adalah kebodohan apabila @aniesbaswedan meneruskan agenda Formula E di Jakarta," terangnya.
Di mata Ferdinand, Formula E dapat membahayakan keselamatan warga Jakarta karena ajang balapan mobil listrik itu mendatangkan banyak orang dari luar negeri.
"Formula E adalah ajang yang mendatangkan banyak orang dari luar negeri. Kita tidak tahu mereka bersih atau tidak dari [virus] corona. Maka demi kewaspadaan menjaga keselamatan warga Jakarta dan Indonesia, sudah saatnya @aniesbaswedan umumkan PEMBATALAN FORMULA E di JAKARTA," cuit dia.
Ia juga meminta pendukung Anies Baswedan turut serta mendesak pembatalan ajang balapan mobil listrik itu.
"Perhelatan sepak bola dunia dan liga terancam ditunda untuk mengindari penyebaran virus corona. Maka itu sudah saatnya Jakarta juga mengumumkan pembatalan agenda Formula E. Pendukung @aniesbaswedan agar mendesak Anies umumkan segera. Jangan promosi wisata kalian kritik tapi Formula E diam," lanjutnya.
Baca Juga: Barcelona Tak Berdaya di Kandang Real Madrid
Berita Terkait
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Anies Blak-blakan Dugaan Kriminalisasi: 19 Kali Gelar Perkara Formula E, Ada yang Datang Minta Maaf
-
Anies Baswedan Sorot Penegakan Hukum: Tom Lembong Korban Kriminalisasi, Saya Alami Sendiri!
-
Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar
-
Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla
-
AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander