Suara.com - Sebanyak 32 pegawai Amigos Resto di Kemang Villas Club, Jakarta Selatan sudah diperiksa oleh dinas kesehatan DKI Jakarta pasca tempat mereka bekerja diduga sebagai lokasi WNI yang terpapar virus corona COVID-19.
Pantauan Suara.com, pemeriksaan itu dilakukan oleh dua orang dokter dari Dinkes DKI yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dari pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB.
Dua petugas itu langsung melakukan pemeriksaan terhadap 32 pegawai Amigos Resto termasuk manajer, Agus dan pemilik resto, Mulles Ron.
Setelah memeriksa, salah satu dokter, Yudi mengatakan mereka baru saja melakukan pemeriksaan dengan metode wawancara dan pengecekan suhu tubuh pegawai.
"Masalah metode kami melakukan analisa seputar mengenai dia selama dua minggu atau yang kami perkirakan ada kontak, ada gejala corona virus atau tidak, ketika dia nanti mengalami gejala baru nanti kami lakukan penindakan, setelah melakukan pemeriksaan fisik baru kami ambil tadi contoh spesimen," kata dokter Yudi di Amigos Resto, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).
Dia membeberkan, beberapa pertanyaan yang diajukan antara lain terkait gejala batuk, pilek, gangguan tenggorokan, pergerakan setiao individu (pernah ke luar negeri atau tidak, ke pasar hewan atau tidak dan sebagainya).
Yudi memastikan seluruh pegawai Amigos Resto dalam kondisi sehat, namun mereka tetap mengambil spesimen air liur untuk diperiksa di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
"Sudah clear dari masalah yang mengarah corona ini sudah clear, tapi tetap kami ambil untuk spesimennya. indikasi fisik yang clear, tapi spesimennya ada corona atau tidak, itu laboratorium, dan itu butuh waktu satu minggu," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, dua WNI dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Keduanya yang merupakan warga Depok, Jawa Barat saat ini dirawat di ruang isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.
Baca Juga: Kondisi 2 Warga Depok Positif Corona Terus Membaik, Ada yang Sudah Main HP
Kedua WNI yang terinfeksi adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun.
Infeksi tersebut berawal saat sang anak yang merupakan guru dansa mengikuti pertemuan klub dansa di salah satu klub di Jakarta.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, saat acara tersebut, ia berdansa dengan seorang WN Jepang yang merupakan teman dekatnya.
"Kenanya karena dia guru dansa, dia berdansa dengan teman dekatnya kalau nggak salah 14 Februari," kata Terawan di RSIP Dr Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020).
WN Jepang itulah yang menularkan virus corona. Saat WN Jepang kembali ke Malaysia, ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan telah dirawat di sana.
Berita Terkait
-
Warga Surabaya Gratis Periksa Penyakit Gejala Virus Corona, Bisa Dijemput
-
Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang
-
Tenang Stok Pangan Aman Hingga Lebaran, Mendag Berani Jamin
-
Tetap Kirim Atlet ke All England Ditengah Corona, Ini 2 Pertimbangan PBSI
-
Tim Khusus Bentukan Anies Cari Jejak WN Jepang Positif Corona di Jakarta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat