Suara.com - Jumlah kasus infeksi virus corona di Korea Selatan mendekati 5.000 setelah pihak berwenang melaporkan ada 477 pasien baru yang tertular virus tersebut. Angka tersebut adalah jumlah kasus yang terbesar di dunia di luar China.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan dua orang lagi meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah korban meninggal akibat infeksi COVID-19 mencapai 28 orang di Korea Selatan.
Kasus penularan virus corona melonjak dalam beberapa hari terakhir di Korea Selatan setelah otoritas memeriksa lebih dari 260.000 orang yang terkait dengan Gereja Shincheonji Yesus, sebuah kelompok agama yang sering dicap sebagai aliran sesat. Kelompok itu terkait dengan lebih dari setengah kasus infeksi virus korona di negara itu.
Sejumlah acara dari konser K-pop hingga pertandingan olahraga dibatalkan atau ditunda karena wabah virus korona. Penutupan sekolah dan taman kanak-kanak secara nasional diperpanjang tiga minggu.
Bank sentral memperingatkan pertumbuhan negatif pada kuartal pertama untuk ekonomi terbesar ke-12 di dunia mencatat, wabah akan memukul konsumsi dan ekspor.
Seorang anggota Shincheonji perempuan berusia 61 tahun mengalami demam pada 10 Februari tetapi ia menghadiri setidaknya empat ibadah di Daegu, kota terbesar keempat dengan populasi 2,5 juta jiwa dan pusat wabah sebelum didiagnosis.
Menurut KCDC, Dari 4.812 kasus secara nasional, hampir 90 persen berada di Daegu dan provinsi tetangga di Gyeongsang Utara.
Sumber: VOA
Baca Juga: Suspect Virus Corona di Batam Terinfeksi HIV/AIDS
Berita Terkait
-
Seorang Warga Gresik Diduga Terinfeksi Virus Corona, Pulang dari Malaysia
-
Ampuh Cegah Corona Covid-19, Ini Waktu Terbaik Cuci Tangan
-
WeChat Menyensor Kata Kunci Terkait Virus Corona dan Begini Cara Kerjanya
-
Soal Corona, DPR Minta Pemerintah Transparan Untuk Tangkal Hoaks
-
Penting, Ini Beda Penderita Flu dan Covid-19 Menurut Dokter RS Sardjito
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional