Suara.com - Dua orang di Supermarket Woolworths Sydney Barat, Australia terlibat cekcok karena tisu toilet. Salah satunya bahkan sampai menodongkan pisau.
Insiden tersebut terjadi ketika munculnya fenomena panic buying akibat wabah virus corona Covid-19 dan membuat persedian supemarket menipis.
Dikutip dari Dailymail, Juru Bicara Kepolisian New South Wales mengatakan para petugas kepolisian dipanggil ke tempat kejadian sekiar pukul 13.30 hari Rabu (4/3/2020).
"Seorang pria dan wanita bertengkar karena tisu toiet, salah satunya sampai menodongkan pisau," kata pekerja supermarket pada Dailymail.
Atas kejadian itu, setidaknya ada enam petugas polisi berada di tempat kejadian dan seorang wanita terlihat sedang diajak bicara oleh penyidik.
Meskipun ada yang menodongkan pisau, cekcok tersebut tidak menimbulkan korban luka.
"Tidak ada yang terluka," lapor seorang polisi.
Seorang karyawan Woolworths menyatakan, bahwa wanita yang terlibat dalam insiden itu mengalami kesulitan komunikasi dan polisi masih berusaha memahami apa yang menyebabkan perkelahian terjadi.
Beberapa hari sebelunya, pihak supermarket memberlakukan pembatasan ketat pada pembelian tisu toilet.
Baca Juga: Pesawat Mendarat Mendadak karena Aida Saskia Pingsan, Penumpang Panik
Kelangkaan Tisu di Australia
Disadur dari BBC, masyarakat Australia mulai menimbun tisu toilet merespon corona yang mulai menginfeksi warga Australia.
Di Sydney, tisu toilet di rak-rak supermarket telah habis dalam hitungan menit, memaksa supermarket untuk menegakkan batas pembelian maksimal, yaitu empat pak.
Pemerintah mengeluarkan panduan resmi yang menyarankan masyarakat untuk mempraktikkan kebersihan yang baik dan mencuci tangan.
Juga disarankan agar orang dapat menyiapkan makanan dan air selama dua minggu, serta barang-barang rumah tangga lainnya, jika mereka merasa perlu.
Maka dari itu, permintaan tisu toilet melonjak, begitu juga bahan makan lainnya.
Berita Terkait
-
Sebelum Ditunda, Sempat Ada Opsi Persija vs Persebaya Digelar di Surabaya
-
Diintai Corona, Indonesia Tetap Siap Tempur di All England 2020
-
Urung Mendarat di Pulau Sebaru, 1 WNI Diamond Princess Masih Diperiksa
-
Mengukur Efektifitas Pemerintah Genjot Sektor Pariwisata Ditengah Corona
-
Ancaman Virus Corona, Bagaimana Nasib Konser Ayu Ting Ting?
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga