Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah spanduk yang terpasang di sebuah gedung perguruan tinggi. Spanduk tersebut memuat tulisan bernada protes.
Dari rekaman yang viral di media sosial, spanduk berwarna putih itu tampak terbentang di salah satu sisi gedung perkuliahan. Spanduk tersebut memuat tulisan berbunyi, "Orang Miskin Jangan Kuliah di Sini!".
Sementara, seorang petugas keamaanan terlihat berdiri di sekitar lokasi di mana spanduk tersebut terpasang. Di akhir video, petugas itu terlihat berusaha untuk menurunkan spanduk tersebut.
Salah satu penggungah video lanyas menerangkan bahwa spanduk itu terpasang di salah satu gedung kuliah Universitas Gunadarma.
"Nahloh ada apa ini, orang miskin jangan kuliah di sini? Di Gunadarma banget nih," tulis pemilik akun @kegundarian, seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/3/2020).
Dari hasil penelusuran lebih jauh, spanduk tersebut merupakan wujud protes mahasiswa terhadap sistem yang diterapkan oleh kampus.
Para mahasiswa mengeluhkan beberapa kebijakan kampus dirasa memberatkan, seperti soal birokrasi, fasilitas kampus, sistem parkir, dan transparansi keuangan.
Namun hingga kekinian, belum diketahui pasti buntut dari aksi protes mahasiswa tersebut.
Kendati begitu, rekaman spanduk "Orang Miskin Jangan Kuliah di Sini" memancing reaksi warganet yang memberikan komentar beragam.
Baca Juga: Resmi Tinggalkan Tottenham, Victor Wanyama Gabung Klub Asuhan Thierry Henry
"Aku miskin tapi kuliah di Gunadarma, apaaku gaboleh kuliah lagi?," tanya @lathifaraiman96.
"Lagi kena virus kali kampusnyaa hahaha," kata @Andrewpta.
"Mau nyaingin UPH tapi gagal," celoteh @kimrichpeps.
Spanduk Wisuda Ini Bikin Ngakak
Acara wisuda atau kelulusan di Indonesia kerap dirayakan oleh teman-teman satu perkuliahan dengan mengirim berbagai ucapan selamat dalam berbagai bentuk, seperti spanduk.
Sebuah unggahan tersebar di media sosial Twitter, memperlihatkan permintaan pembuatan spanduk kelulusan mendadak dengan hasil akhir yang sukses membuat ngakak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
-
Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur
-
H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen
-
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang