Suara.com - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso kembali menerima satu pasien dalam pengawasan virus corona atau Covid-19. Sehingga, total ada sambilan pasien yang dirawat dalam ruang perawatan isolasi di RSPI Sulianti Saroso.
Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril mengatakan satu pasien baru berstatus dalam pengawasan virus corona itu dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso pada Kamis (5/3/2020) kemarin. Menurut Syahril pasien tersebut masih dalam kondisi baik meski mengalami demam dan sesak.
"Yang baru masuk bagus juga. Tapi dia ada demam, ada batuk, ada juga sesak sedikit-sedikit," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (7/3/2020).
Syahril lantas menejelaskan bahwa tujuh dari sembilan pasien yang berada dalam ruang isolasi itu merupakan pasien yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien anak dan ibu asal Depok. Adapun, Syahril menyampaikan bahwa kondisi pasien ibu dan anak yang diduga tertular virus corona saat menghadiri acara dansa itu semakin membaik.
"Kondisi baik, bisa berkomunikasi dengan keluarganya menggunakan hp, bisa video call, nonton televisi," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan Covid -19 Achmad Yurianto mengumumkan jumlah pasien positif terinfeksi corona bertambah dua orang pada Jumat (6/3/2020). Sehingga, kekinian total ada empat pasien positif virus corona yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso.
"Ini kami dapatkan 2 orang terkonfirmasi positif, yang kami sebut sebagai kasus no 3 dan 4," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Yurianto lantas mengungkapkan, bawah dua pasien baru positif virus corona adalah bagian dari 80 orang yang sempat berkontak dekat dengan pasien asal Depok di klub dansa.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Baca Juga: Meninggal di RSPI, Jenazah Pasien Suspect Corona Disemprot Disinfektan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?