Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta izin kepada pemerintah pusat untuk melakukan tes virus corona Covid-19 mandiri di daerahnya.
Sebab, sampai sekarang tindakan pengetesan pasien terdampak virus corona berada di bawah wewenang pemerintah pusat.
Menurut Emil—sapaan Ridwan Kamil—mestinya pemerintah menerapkan prinsip desentralisasi dalam memerangi virus corona.
Hal itu disampaikan Emil ketika menjadi narasumber program Mata Najwa bertajuk "Gara-gara Corona" yang disiarkan Trans 7, Rabu (11/3/2020) malam.
"Izinkan kami yang di daerah ini untuk melakukan tes," ucap Emil.
Emil berjanji untuk tidak mengumumkan pasien positif virus corona, bila pemerintah pusat mengizinkannya untuk melakukan tes.
"Nanti kalau hasilnya positif, kami tidak akan mengumumkan. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat sesuai protokol," imbuhnya.
Lebih lanjut, Emil mengatakan, kalau penanganan virus corona hanya terpusat di Jakarta, maka warga akan mengalami kesusahan. Untuk itu perlu diberlakukan desentralisasi.
"Bayangannya ini (semoga tidak terjadi), kalau virus corona menyebar ke seluruh Indonesia dan semunya terpusat di Jakarta, bagaimana perjalanan, antrean dan sebagainya. Perjalanan butuh waktu, sehingg untuk tes ini konsepnya harus desentralisasi," kata Emil memungkasi.
Baca Juga: Imbas Virus Corona, Driver Ojol di Depok Kini Sepi Orderan
Sebelumnya, Emil mengklaim pihaknya telah memprediksi virus corona akan memberikan dampak lebih buruk. Ia bahkan telah meminta pemerintah untuk waspada.
"Kami sebenarnya sudah menyebut 'siaga satu' dari awal Februari beberapa minggu sebelum Pak Jokowi mengumumkan kasus corona," terang Emil.
Tindakan ini dilakukan semata-mata untuk menunjukkan bahwa fasilitas medis sudah siap.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah membentuk Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19, sebagai tempat penanggulangan wabah virus corona.
Terlebih, pasien terdampak virus corona kekinian terus bertambah.
"Yang kami hadai hari ini, kami sebenarnya punya kemampuan untuk melakukan tes," kata Emil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya