Suara.com - Pemerintah Singapura mengumumkan kasus kematian pertama akibat virus corona di negaranya. Ada dua orang pasien meninggal akibat virus terebut, satu orang diantaranya merupakan seorang WNI.
Dialihbahasakan Bloomberg, Sabtu (21/3/2020), kedua pasien corona merupakan seorang wanita warga Singapura berusia 75 tahun dan seorang WNI pria berusia 64 tahun.
Kementerian Kesehatan SIngapura menyampaikan bahwa pasien wanita memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan hipertensi. Ia dirawat di ruang isolasi selama 26 hari.
Sementara, pasien WNI tiba di Singapura pada 13 Maret 2020. Ia dirawat selama sembilan hari.
Sebelum tiba di Singapura, pria itu tellah dirawat di Indonesia dengan diagnosa penyakit pneumonia. Selain itu, ia memiliki riwayat penyakit jantung.
Dari data Worldometer, jumlah pasien positif corona di Singapura per Sabtu mencapai 385 orang. Sebanyak 131 orng telah dinyatakan sembuh.
Sementara itu, kasus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan. Per Jumat sore, kasus positif corona di Indonesia mencapai 369 kasus.
Tercatat ada 32 orang meninggal akibat virus itu dan 17 orang dinyatakan telah sembuh dari infeksi corona.
Baca Juga: Rahasiakan Kondisi, Pasien Covid-19 di Malaysia Tularkan Perawat Hamil
Berita Terkait
-
Update Corona Covid-19: Rekor Kematian di Italia, 369 Positif di Indonesia
-
74.953 Desa Bakal Diguyur Dana Segar untuk Tangkal Corona
-
Rahasiakan Kondisi, Pasien Covid-19 di Malaysia Tularkan Perawat Hamil
-
Inovatif, TNI-Polri Berikan Imbauan Cegah COVID-19 Pakai Motor
-
Astronot Dikirim ke Luar Angkasa Saat Pandemi Corona, Begini Prosedurnya
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS