Suara.com - Rumah sakit fasilitas observasi dan isolasi untuk pasien penyakit menular di bekas Kamp Vietnam Pulau Galang, Kota Batam, siap beroperasi, Senin (30/3/2020) pekan depan.
Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai meninjau lokasi observasi dan isolasi Pulau Galang. Dia menyatakan saat ini kesiapan fasilitas itu mencapai 78 persen, dan sebenarnya dalam 3 hari ke depan sudah siap.
"Namun, kita masih perlu untuk melatih tenaga medis agar bisa mengoperasikan, hingga efektif Senin bisa dioperasionalkan," kata Panglima.
Pihaknya masih perlu melatih tenaga medis untuk mengoperasikan semuanya agar pada Senin tempat itu sudah bisa efektif dioperasionalkan. Pembangunan akan terus dilaksanakan hingga target yang diinginkan tercapai.
Sebagai tahap I, di sana disiapkan 340 unit tempat tidur untuk observasi dam 20 unit ruang isolasi ICU.
"Ruang isolasi beda karena isolasi yang dibangun isolasi yang ICU sehingga dilengkapi tekanan negatif untuk ruangannya, AC standar HEPA, oksigen ada di dalam dan kamar mandi ada di dalam," kata dia.
Rencananya seluruh peralatan akan tiba di Batam pada Kamis (26/3/2020). Perlengkapan itu akan diterbangkan dari Jakarta menggunakan hercules. Begitu tiba di Batam, akan langsung diinstal dan digelar.
"Hingga harapan kita 340 ruang observasi siap digunakan dan 20 ruangan isolasi semua siap, termasuk sarana pendukungnya. Mari kita sama-sama berdoa mudah-mudahan bisa operasional dengan baik seperti harapan kita semua," kata dia.
Staf ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR, Achmad Gani Ghazaly menyatakan semua pembangunan sudah siap.
Baca Juga: Dibuka 30 Maret, Begini Penampakan RS Khusus Corona di Pulau Galang
"Sekarang masih bersih-bersih, tapi sudah bisa beroperasi pada Senin," kata dia.
Petugas hanya tinggal melakukan pemolesan, seperti membetulkan stop kontak yang goyang dan sebagainya.
Air untuk dialirkan ke fasilitas juga sudah siap, sebanyak 5 liter perdetik, yang diambil dari Waduk Rempang dan ditampung ke embung baru yang berada di sekitar Kamp Vietnam. Rencananya, pekerjaan tahap 2 akan langsung dikerjakan, dengan teknik yang sama, menggunakan modular, hingga cepat selesai. (Antara)
Berita Terkait
-
Pernah ke Jakarta, Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 Meninggal di RSUP Kepri
-
Dokter MotoGP Sebut Wabah Corona Layaknya Perang Dunia III
-
Dibuka 30 Maret, Begini Penampakan RS Khusus Corona di Pulau Galang
-
Sejak Hari Ini, RSUD Banten Tutup untuk Umum, Fokus Tangani Pasien Covid-19
-
Efek Kejut saat Corona, Ade Armando Tuduh Anies Jahat Tak Punya Rasa Empati
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
-
Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah
-
May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas