Suara.com - China daratan mencatat peningkatan kasus baru virus corona, yang semuanya berasal dari orang-orang yang tiba dari luar negeri, kata Komisi Kesehatan Nasional, Kamis (26/3/2020).
Komisi mengatakan melalui pernyataan bahwa hingga Rabu (25/3) total kasus baru yang dilaporkan berjumlah 67.
Angka itu merupakan kenaikan dari satu hari sebelumnya, yaitu 47, dan menjadikan jumlah keseluruhan orang tertular virus corona di seluruh negeri sebanyak 81.285.
Komisi juga melaporkan bahwa, hingga Rabu, 3.287 orang meninggal. Jumlah tersebut merupakan pertambahan sebanyak enam orang dari sehari sebelumnya.
Stasiun Kereta di Hubei kembali Beroperasi
Sementara itu, beberapa stasiun kereta api di Provinsi Hubei, China, mulai melayani penumpang yang berangkat pada Rabu (25/3) setelah ditutup total sejak 23 Januari 2020 dalam upaya pengendalian dan pencegahan wabah COVID-19.
Pembukaan stasiun tersebut sebagai bentuk persiapan sebelum status isolasi atau lockdown Ibu Kota Provinsi Hubei di Wuhan yang sebelumnya dinyatakan sebagai episentrum COVID-19 dicabut pada 8 April mendatang.
Khusus beberapa stasiun di Wuhan baru bisa menerima kedatangan kereta api mulai Sabtu (28/3), sedangkan untuk keberangkatan tetap pada 8 April, demikian laporan sejumlah media lokal sebagaimana dilaporkan Antara.
Provinsi Hubei merupakan salah satu daerah penyumbang terbesar tenaga kerja di China. Sekitar enam juta warga Hubei bekerja di luar daerah dan 70 persen dari mereka mudik saat libur Imlek pada Januari lalu sehingga terkurung saat terkena lockdown.
Baca Juga: Catat 738 Kematian dalam Semalam, Korban Tewas Corona Spanyol Lampaui China
Mereka terperangkap di dalam rumah saat mudik tersebut sehingga liburan yang panjang pun mendadak menegangkan.
Berita Terkait
-
Update Corona Covid-19 Global: Total Kasus 468.905, Pasien Sembuh 114.218
-
Ancaman Pidana Berkerumun Saat Wabah Covid-19, ICJR: Penyesatan Informasi
-
Hits: Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Tips Melahirkan di Tengah Pandemi
-
Belum Ada Penyemprotan Disinfektan di Sidoarjo, Warga Swadaya Gerak Sendiri
-
Kabar Baik, 17 Pasien Terduga Corona di Riau Dinyatakan Negatif
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan
-
Panas! Pengacara Nadiem Protes Muka Mengejek Jaksa: Kalau Bikin Kacau Sidang, Kita Hobinya
-
Bripda Rio dan Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Status WNI Otomatis Hilang
-
Bupati Pati, Sudewo Kena OTT KPK: Pemimpin yang Pernah Tantang Warganya Sendiri
-
Nadiem Makarim Bantah Pernah Balas Surat dari Google Soal Chromebook
-
Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo
-
Menkes Sentil Kebiasaan Orang RI Ngerasa Sehat Padahal Gula Tinggi: Itu Mother of All Diseases
-
Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas