Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali melakukan tes virus corona setelah dia menghadiri Musda HIPMI Jabar di Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu. Sebab ada 7 orang positif virus corona setelah ke acara tersebut.
Hasil tesnya, Ridwan Kamil dinyatakan negatif virus corona. Ridwan Kamil tes virus corona, Rabu (25/3/2020) kemarin. Setelah sebelumnya melakukan tes swab pada 15 Maret 2020.
"Alhamdulillah saya sudah melakukan tes kedua. Saya sampaikan tes pertama tanggal 15, tes kedua kemarin saya lakukan. Kemarin hasilnya juga negatif," kata Kang Emil dalam siaran langsung akun instragram Humas Jabar, Kamis (26/3/2020).
Tes pertama yakni tes swab atau pengambilan sampel lendir di saluran pernapasan dilakukan Kang Emil setelah dirinya satu kegiatan bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang dinyatakan positif virus corona.
Adapun tes kemarin dilakukan setelah ia menghadiri Musda HIPMI Jabar di Kabupaten Karawang, yang mana acara tersebut sinyalir jadi klaster penyebaran baru di Jabar setelah sekitar tujuh orang dinyatakan positif.
Kang Emil berharap, hasil tes yang kedua tu dapat mendukung upayanya untuk menanggulangi wabah COVID-19 di Jabar.
"Jadi warga Jabar, Pak Gubernurnya sehat. Insya Allah bisa mengawal proses penanggulangan dengan sebaik-baiknya," kata Kang Emil.
Sejumlah kepala daerah di Provinsi Jawa Barat dinyatakan positif COVID-19 antara lain Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. (Antara)
Baca Juga: Saksi Perkara Suap Wali Kota Medan Berstatus ODP Corona, Sidang Ditunda
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan
-
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?
-
Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak