Suara.com - Sebuah resepsi pernikahan yang digelar warga di wilayah Koto Tuo, Kecamatan Ampek Koto, Agam -Sumbar, Kamis (27/3/2020) pagi terpaksa disetop aparat polisi.
Kapolsek Ampek Koto Polres Bukittinggi Iptu Dedi Kurnia mengatakan, resepsi pernikahan itu tidak diizinkan demi mencegah penyebaran pandemi Corona alias COVID-19.
"Bersama Koramil IV Koto, kami menghentikan sebuah resepsi pernikahan," kata Dedi lewat keterangan resmi yang terima Klikpositif--jaringan Suara.com, kemarin.
Dedi mengatakan, upaya pembatalan ini dilakukan demi keselamatan bersama dan warga harus patuh. Karena resepsi pernikahan mendadak dibatalkan, penghuni rumah harus menerima keputusan itu dan terpaksa menolak kedatangan tamu undangan kendati tenda sudah terpasang.
"Kami lakukan ini sesuai amanat yang diperintahkan Kapolri. Ke depan kita harap warga mau menunda resepsi dulu," kata Dedi.
Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Toni Hermanto menegaskan, melarang siapa saja yang melakukan kegiatan berkumpul-kumpul dan akan menangkap yang tak patuh.
Kekinian, di Sumatera Barat sudah dipastikan ada 5 kasus positif, warga diingatkan untuk tetap di rumah serta menghindari keramaian.
Berita Terkait
-
Pasien Virus Corona di RSUD Banten Tak Terurus dan Terlantar
-
Fatwa MUI: Dokter dan Perawat Pasien Virus Corona Boleh Salat Tanpa Wudhu
-
Tenaga Medis Perawat Pasien Corona Menangis Baca Surat dari Anies Baswedan
-
Resepsi Pernikahan di Kediri Dibubarkan, Polisi: Sebenarnya Tak Tega
-
RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Hanya Untuk Pasien di Jabodetabek
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan
-
Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari