Suara.com - Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,8 pada Sabtu (29/3/2020), sekitar pukul 22.43 WIB.
Dilansir dari Antara, gempa tersebut terjadi saat banyak warga sudah tertidur. Mereka pun akhirnya terbangun dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terletak pada 1,72 lintang selatan dan 120,14 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Lokasi gempa yang cukup keras yang dirasakan warga Kota Palu tersebut, sekitar 46 kilometer tenggara Kabupaten Sigi. Sigi berbatasan langsung dengan Kota Palu dan Kabupaten Donggala.
Gempa terbesar dengan magnitudo 7,4 mengguncang Palu, Sigi, dan Donggala pada 28 September 2018, dengan menelan ribuan korban jiwa.
Gempa juga menimbulkan tsunami di Teluk Palu dan likuefaksi di sejumlah permukiman warga Palu dan Sigi.
Bahkan, hingga kini masih banyak warga Kota Palu yang tinggal di tenda-tenda darurat karena tidak mendapatkan hunian sementara dan hunian tetap yang dibangun pemerintah serta berbagai lembaga kemanusiaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan adanya bangunan rusak akibat gempa magnitudo 5,8 di Kota Palu pada Sabtu malam.
Baca Juga: Malam Ini, Jemaah Masjid Kebon Jeruk Mulai Dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet
Berita Terkait
-
Digempur Virus Corona, Indonesia Diguncang Gempa 8 Kali sampai 6,3 SR
-
Peringatan Tsunami Keluar Usai Gempa 7,8 SR Guncang Pulau Kuril
-
Gempa Besar Magnitudo 7,8 Guncang Pulau Kuril Rusia Dekat Jepang
-
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Maluku Utara, Berada di Kedalaman 97 Kilometer
-
Gempa 5,3 SR Guncang Daruba Maluku Utara
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora